Epochtimes, oleh Xu Jian- Setidaknya seorang pemimpin senior Organisasi Al-Qaeda, tewas di barat laut Suriah terkena serangan pisau yang diluncurkan melalui rudal militer AS yang dibawa drone pada 14 Juni 2020. 

Pemimpin yang terkena penggal kepala tersebut adalah Khalid al-Aruri, nama samarannya yang populer adalah Abu al-Qassam al-Urduni. Al Qaeda mengatakan bahwa pemimpin ekstremis lain, Bilal al-Sanaani, juga tewas bersama Aruri.

Ia tewas dalam serangan rudal baru presisi tinggi militer AS yang dijuluki ‘Hellfire R9X’, rudal tersebut juga disebut “ninja terbang” karena bilah pisaunya yang berputar cepat dan dapat dilepas. Ia terbunuh oleh rudal militer AS dalam sebuah mobil yang sedang bergerak, tetapi hampir tidak ada kerusakan besar di sekitar mobil.

The Wall Street Journal melaporkan bahwa rudal R9X ini adalah jenis amunisi baru yang menggunakan teknologi panduan laser ultra-presisi, tetapi tidak mengandung bahan peledak. Melainkan rudal yang tertanam dengan 6 bilah pisau tajam dalam perputaran cepat yang mampu memotong anggota tubuh korban dalam sekejap. Militer AS mengatakan, bahwa rudal semacam itu tidak akan menyebabkan luka serius bagi orang yang berada di sekeliling target.

Rudal ini pernah dipublikasikan dalam sebuah laporan pada bulan Mei 2019. Kabarnya senjata misterius ini dapat memotong mobil semudah memotong tahu.

Foto-foto di tempat kejadian menunjukkan bahwa mobil Khalid al-Aruri hampir utuh, kecuali ada lubang di atap mobil di atas tempat duduknya yang terpotong dengan “rapi”. Juga lubang di kaca depan di depan kursi, tetapi mobil itu tidak menunjukkan tanda-tanda ledakan.

Khalid al-Aruri memimpin faksi ultra-loyalis al-Qaida di Idlib, Suriah. Tetapi peran utamanya adalah sebagai wakil pribadi pemimpin jaringan kelompok teroris Ayman al-Zawahiri di Suriah yang merencanakan serangan teroris terhadap masyarakat Barat.

Aruri diyakini sebagai sayap teroris Yordania Abu Musab al-Zarqawi. Sebelum jatuhnya diktator Irak Saddam Hussein, Aruri membantu Zarqawi mendirikan organisasi teroris ISIS  di Irak.

Zarqawi inilah yang merencanakan video pemenggalan kepala dan strategi lainnya yang menyebabkan perpecahan antara “sentral” cabang Irak dengan Al Qaeda dan membentuk organisasi teroris baru.

Menurut laporan PBB tahun lalu, Khalid al-Aruri membantu membangun dan menjadi pemimpin militer Tanzim Hurras al-Din, yang mengancam akan terus berperang melawan negara-negara Barat.

Selain memimpin banyak negara untuk menekan ISIS di Suriah, Amerika Serikat juga telah menekan Al Qaeda di Suriah, Yaman, Afrika Utara, dan wilayah lainnya. Pada tahun 2017, militer AS membunuh Abu Khayr al-Masri, teroris lain di provinsi Idlib. Dilaporkan bahwa militer AS membunuhnya dengan memakai rudal jenis ini. (Sin/asr)

Video Rekomendasi

Share

Video Popular