Caden Pearson

Seorang anggota Parlemen Australia sangat prihatin akan pengaruh Beijing di Australian Broadcasting Corporation (ABC) . Itu setelah ABC menayangkan sebuah video dan  program radio yang membangkitkan ingatan akan propaganda Partai Komunis Tiongkok yang biasa digunakan rezim Komunis Tiongkok, yang mana membahas hal-hal yang digunakan untuk menganiaya Falun Gong selama dua dekade terakhir.

Menanggapi program video tersebut yang ditayangkan pada tanggal 21 Juli 2020, anggota parlemen Partai Liberal Craig Kelly melalui Facebook untuk mengajukan pertanyaan: “Apakah ABC disusupi oleh Partai Komunis Tiongkok?”

“Bagaimana anda menjelaskan pembunuhan oleh ABC terhadap Falun Gong yang damai?” kata Craig Kelly melanjutkan.

HAVE THE ABC BEEN INFILTRATED BY THE CHINESE COMMUNIST PARTY ?How else you you explain the ABC’s hit job on the…

Posted by Craig Kelly on Tuesday, July 21, 2020

Serangan ABC itu terjadi pada peringatan 21 tahun penganiayaan rezim Komunis Tiongkok terhadap  Falun Gong, yang dimulai pada tanggal 20 Juli 1999.

Craig Kelly memposting sebuah foto dari sebuah rapat umum Falun Gong yang telah dibahasnya, di mana ia berdiri di depan dinding spanduk bertuliskan “Falun Gong: Meditasi yang Dipandu oleh Sejati, Baik, Sabar,” dan “Pengadilan Independen Menemukan Tiongkok Bersalah Atas Panen Organ Secara Paksa.”

Salah satu spanduk di foto telah diedit secara digital untuk tertera: “Bantu Hentikan Penganiayaan terhadap Falun Gong di Tiongkok; ” di mana Craig Kelly menambahkan kata-kata: “dan oleh ‘mereka’ ABC di Australia.”

Craig Kelly juga menyebut kegiatan spionase oleh Komunis Tiongkok, yang mencakup memantau komentar bahkan di luar Tiongkok, menulis: “dengan gambar ini saya akan ditandai dalam beberapa buku hitam yang kecil milik Partai Komunis Tiongkok (dan mungkin di ABC juga).”

The anti-falun gong segment on Foreign Correspondent tonight (Tuesday 21st July) was a typically incompetent, biased,…

Posted by Bob Vinnicombe on Tuesday, July 21, 2020

Aktivis hak asasi manusia veteran, Bob Vinnicombe juga melalui Facebook, menyebutkan ABC melaporkan sebuah “tuduhan palsu sepihak yang biasanya bias dan tidak kompeten,  ABC melakukan pekerjaan Partai Komunis Tiongkok dalam menghina Falun Gong.”

Ia mengatakan : “Adalah sangat mudah untuk menghina organisasi mana pun dengan mengudara hanya demi mantan anggota yang tidak puas.” Ia menunjuk bahwa program tersebut “tidak pernah memeriksa fakta kebenaran dari tuduhan-tuduhan yang dilontarkan oleh ABC.”

Bob Vinnicombe menegaskan : “Dan tentu saja, tidak disebutkan mengenai kengerian panen organ di mana ribuan tahanan Falun Gong selama bertahun-tahun dibunuh, karena permintaan organ-organ, seperti lobster-lobster di sebuah kolam di restoran, sehingga organ tahanan Falun Gong dapat diambil dan dijual untuk transplantasi. Namun demikian, kami tidak ingin mengancam pengaturan ABC yang nyaman dengan Pemerintah Komunis Tiongkok, bukan?” 

 

Anggota Parlemen Partai Liberal Nasional George Christensen juga mempertanyakan pilihan produser ABC untuk mengabaikan bahwa praktisi Falun Gong menderita atas panen organ yang dipaksakan yang direstui negara di tangan Partai Komunis Tiongkok.

George Christensen menyebut program video tersebut sebagai “lagu hit” dan menulis: “Bicara di luar perilaku yang dapat diterima secara sosial!”

“Serangan terhadap Falun Gong oleh penyiar nasional ‘Australia’ adalah aneh berdasarkan waktu saat Falun Gong memperingati 21 tahun penindasan dan pembohongan di tangan PKT. Prioritas?” tulis George Christensen.

Pada tanggal 23 Juli, anggota parlemen dari Partai Demokrat Liberal, Tim Quilty dan David Limbrick menerbitkan rilis media di mana mereka meminta Dewan ABC untuk menyelidiki apakah program video dan audio mengenai Falun Gong, melanggar kebijakan ABC sendiri dengan “menghasut stigmatisasi yang tidak patut terhadap minoritas agama yang rentan.”

David  Limbrick menulis: “Ada banyak praktisi Falun Gong yang memilih saya, dan saya ngeri bahwa praktisi Falun Gong telah salah diartikan dan difitnah oleh penyiar Australia. Ini adalah hal yang dihindari praktisi Falun Gong untuk datang ke Australia.”

David Limbrick menggambarkan program ABC tersebut sebagai sesuatu yang “tidak berharga dan naif.”

David Limbrick menulis mengenai para produser: “Mereka tampaknya sama sekali tidak menyadari  informasi yang mereka kumpulkan dapat digunakan oleh Partai Komunis Tiongkok sebagai pembenaran untuk melanjutkan penganiayaannya.”

Badan Partai Komunis Tiongkok secara khusus dibentuk untuk menganiaya Falun Gong, Kantor 610  — dinamai sesuai tanggal pembentukkannya yaitu pada tanggal 10 Juni 1999 — dengan segera meningkatkan program ABC untuk membenarkan penganiayaan terhadap Falun Gong.

Pada tanggal 17 Juli, sebuah situs web didirikan di bawah payung Kantor 610 dengan mengekspresikan tujuan memfitnah Falun Gong, memuji program ABC dan mengklaim bahwa Partai Komunis Tiongkok telah “memperingatkan dunia” mengenai Falun Gong.

David Limbrick mencatat bahwa perwakilan Falun Gong telah menunjukkan sejumlah pernyataan yang salah, termasuk klaim yang tidak bisa dilakukan oleh praktisi Falun Gong yaitu bahwa praktisi Falun Gong mencari perawatan medis.

Dalam sebuah siaran pers, seorang juru bicara dari Himpunan Falun Dafa Australia menulis: “Isi dari dokumenter ABC erat terkait dengan narasi propaganda yang mencela Falun Dafa oleh Partai Komunis Tiongkok. Siaran pers tersebut[diterbitkan oleh ABC] menyiratkan bahwa Falun Gong mungkin tidak pantas mendapat simpati di Barat atas dari nasib buruk yang menimpa mereka.”

Anggota untuk Victoria Utara, Tim Quilty, menulis: “Para jurnalis ABC tidak hanya mengabaikan sepucuk surat dari Falun Gong sebelum kisah itu ditayangkan, yang menunjukkan sejumlah ketidakakuratan yang mendasar, para jurnalis ABC menolak untuk bertemu praktisi  Falun Gong Australia untuk membahas masalah itu.”

Tim Quilty menghendaki sebuah penyelidikan untuk menentukan apakah Partai Komunis Tiongkok menyediakan atau tidak untuk bahan ABC untuk program ini.

Dalam sebuah pernyataan kepada The Epoch Times, seorang juru bicara ABC mengatakan kepada ABC  “bersiap dengan memberikan keakuratan dan integritas laporan-laporan itu.”

Juru bicara ABC melalui email pada tanggal 24 Juli mengatakan ; “ABC sepenuhnya menolak klaim apa pun atas laporannya mengenai Falun Gong bersumber dari atau dipengaruhi oleh Partai Komunis Tiongkok.” 

Juru bicara ABC juga menunjuk wawancara dengan Jonathon Lee di New York, dan John Deller dan Dr. Lucy Zhao dari Himpunan Falun Dafa Australia, sebagai contoh upaya ABC untuk memberikan hak balasan kepada Falun Gong.

Namun, ABC tidak mewawancarai Dr. Lucy Zhao sampai tanggal 17 Juli — empat hari sebelum program tersebut dijadwalkan tayang.

“ABC sama sekali tidak menghubungi kami untuk wawancara apa pun sebelum kami menghubungi mereka,” Dr. Lucy Zhao memberitahu The Epoch Times pada tanggal 24 Juli.

Dr. Lucy Zhao berada di Balai Kota di Sydney, menghadiri rapat umum peringatan untuk menandai dimulainya penganiayaan Falun Gong saat ABC mewawancarainya. Wawancara ini termasuk dalam program tersebut.

Ditanya apakah ABC memberikan perlakuan yang adil, Dr. Lucy Zhao berkata: “Tidak juga. ABC  tidak memberitahu saya apa programnya atau pertanyaan apa yang ingin ditanyakan atau bagaimana wawancara dengan saya akan digunakan. Saya mengatakan banyak hal mengenai bagaimana Falun Dafa bermanfaat bagi jutaan orang, termasuk saya sendiri…”

Dr. Lucy Zhao menawarkan untuk memperkenalkan ABC kepada praktisi Falun Gong yang dapat diwawancara oleh ABC: “… Sehingga ABC dapat memiliki laporan yang lebih seimbang dan adil. Tetapi ABC tidak tertarik dan tidak mewawancarai praktisi Falun Gong yang lain. ABC hanya ingin mendapatkan beberapa kata yang diinginkannya dari saya dan tidak tertarik mendengarkan atau melaporkan dengan jujur ​​apa yang ingin saya ungkapkan,” tambah Dr. Lucy Zhao. Himpunan Falun Dafa Australia juga sudah berkirim surat kepada ABC

Falun Gong, juga dikenal sebagai Falun Dafa, adalah latihan spiritual yang melibatkan latihan meditasi dan ajaran moral berdasarkan pada Seati, Baik, dan Sabar.

Sejak tanggal Juli 1999, rezim Komunis Tiongkok menganiaya Falun Gong dengan kejam, di mana ratusan ribu praktisi Falun Gong ditahan di penjara, kamp kerja paksa, dan pusat pencucian otak, seringkali sambil disiksa. Ribuan praktisi Falun Gong meninggal, menurut Pusat Informasi Falun Dafa, meskipun jumlah kematian yang sebenarnya kemungkinan jauh lebih tinggi karena kesulitan memperoleh informasi tersebut dari Tiongkok.

Komunis Tiongkok Menargetkan Media Berbahasa Inggris

ABC telah berpartisipasi dalam program pertukaran jurnalisme Tiongkok-Australia yang terhubung ke sistem Front Terpadu Partai Komunis Tiongkok, hingga pandemi COVID-19 mengganggu perjalanan tahun 2020 yang direncanakan untuk bulan Februari.

Front Terpadu Partai Komunis Tiongkok bertugas melakukan operasi pengaruh di luar negeri, termasuk di Australia, dan menjadi alat utama dalam kampanye perang propaganda Terpadu Komunis Tiongkok sejak zaman Mao Zedong.

Dalam sebuah pengajuan ke Komite Bersama Parlemen untuk Intelijen dan Keamanan pada tanggal 22 Januari 2018, Clive Hamilton dan Alex Joske, menulis media utama berbahasa Inggris Australia adalah target Departemen Propaganda Partai Komunis Tiongkok.

“Departemen Propaganda Partai Komunis Tiongkok, melalui organisasi depannya, All-China Journalists Association, bekerja dengan ACRI atau Australia China Relations Institute  dalam mengatur kunjungan yang diatur dengan cermat ke Tiongkok oleh wartawan Australia.”

Didanai oleh Huang Xiangmo, Institut Hubungan Australia Tiongkok berkomitmen untuk memberikan “pandangan yang positif dan optimis mengenai hubungan Australia-Tiongkok.”

Program pertukaran “yang diatur dengan cermat” ini telah beroperasi sebagai: sebuah inisiatif bersama antara  the Asia Pacific Journalism Centre (APJC) dan  the United Front-linked All-China Journalism Association.

Sejak tahun 2013, jurnalis dari sejumlah organisasi media Australia telah berpartisipasi dalam pertukaran terkait dengan Front Terpadu — termasuk ABC, The Australian Financial Review, The Australian, dan banyak lagi. (Vv/asr)

Video Rekomendasi :

Share

Video Popular