Epochtimes,oleh Lin Nan- Laporan media India menyebutkan “sejumlah besar” pasukan Komunis Tiongkok berkumpul di daerah perbatasan Akasi Chin. Sumber militer India mengatakan hal itu “membuat tentara India berhati-hati tentang proses penarikan (tentara Komunis Tiongkok).”

Mereka menambahkan: “Orang-orang khawatir bahwa tentara (Komunis Tiongkok) akan dengan sengaja menunda proses penarikan hingga musim dingin, kemudian dapat membuka front baru di timur laut.”

Sementara itu, media India, ThePrint melaporkan bahwa citra satelit India serta yang diperoleh dari negara-negara sahabat, menunjukkan konsentrasi besar pasukan di Daerah Otonomi Tibet dan penggunaan terowongan yang mungkin untuk mengumpulkan peralatan.

Setelah konflik perbatasan mematikan antara Tiongkok dan India pecah pada bulan Mei lalu, Komunis Tiongkok menarik tentaranya dari wilayah Ladakh yang disengketakan. Akan tetapi, wilayah itu masih di bawah keadaan tegang.

Media India merinci lebih lanjut bahwa gambar satelit dari Shiquanhe di Daerah Otonomi Tibet, menunjukkan pengumpulan 5.000 tentara Komunis Tiongkok dan peralatan mereka.

Dikatakan bahwa situasi ini pertama kali terdeteksi oleh satelit mata-mata India EMISAT. Selain pasukan, gambar-gambar ini juga menunjukkan sejumlah besar kendaraan berat dan tenda. Ada juga foto-foto lokasi baru tempat helikopter mendarat.

Seorang pejabat pemerintah India kepada The Print menyebutkan, bahwa New Delhi meningkatkan kekuatan militernya sendiri untuk merespons.

Pejabat itu berkata : “Tiongkok(Komunis Tiongkok) telah lebih banyak meningkatkan pasukannya,Kami juga mengirim sejumlah besar pasukan ke wilayah Ladakh.” Ia percaya bahwa Tiongkok sengaja menunda perundingan.

Setelah bentrokan mematikan di perbatasan Tiongkok-India pada bulan Mei 2020, protes anti-Beijing pecah di seluruh India. Sebagai tanggapan, pemerintah India melarang banyak aplikasi dari Tiongkok, termasuk TikTok, untuk alasan keamanan nasional.

Pejabat itu berkata : “Tetapi dengan datangnya musim dingin November, seluruh area akan tertutup salju tebal lagi, yang akan menyulitkan Komunis Tiongkok untuk membangun pasukan dan infrastruktur di Ladakh.”

Tiongkok dan India terlibat perang lokal selama sebulan di perbatasan yang disengketakan pada tahun 1962. Ribuan nyawa hilang dalam konflik itu. (Hui/asr)

Editor yang bertanggung jawab: Lin Shiyuan

Video Rekomendasi

Share

Video Popular