Epochtimes, oleh Huang Xiaotang- Belakangan ini, hubungan antara Amerika Serikat dengan komunis Tiongkok terus memburuk. Apakah ini yang menjadi penyebab Konsulat Jenderal Tiongkok di New York mulai bersiap-siap untuk hengkang? 

Sejak 6 Agustus 2020 lalu sekitar pukul 12 siang, di depan gedung Konsulat Jenderal Tiongkok di New York yang menghadap 12th Avenue terlihat ada 2 buah truk milik perusahaan ‘USA SHRED’ yang diparkirkan di sana. 

Di depan pintu terlihat pula ada drum plastik berisi dokumen-dokumen yang diserahkan kepada petugas perusahaan tersebut untuk dihancurkan. 

Pihak Konjen tidak membakar dokumen sebagaimana yang dilakukan oleh staf Konjen Tiongkok di Houston. Kemungkinan takut kalau membakar dokumen dalam jumlah besar justru menarik perhatian masyarakat dan media. Konjen memilih menggunakan jasa perusahaan penghancur dokumen profesional di Amerika Serikat.

Menurut situs ‘USA SHRED’, perusahaan tersebut bergerak di bidang usaha Paper shredding & Document Destruction atau penghancuran  kertas-kertas dokumen.

Menurut warga yang kerap melewati gedung konjen Tiongkok di New York, truk penghancur kertas itu baru tampak berada di sana mulai 6 Agustus. 

Informasi dari warga lain yang akrab dengan urusan luar negeri, menyebutkan bahwa biasanya dalam kantor Konjen  juga memiliki mesin penghancur kertas. Tentu dengan menggunakan jasa perusahaan penghancur kertas dengan dana tidak sedikit, merupakan hal yang di luar kebiasaan.

Pada 6 Agustus siang, di depan gedung Konsulat Jenderal Tiongkok di New York berhenti 2 buah truk milik perusahaan ‘USA SHRED’ yang disewa konjen untuk menghancurkan dokumen-dokumen mereka. (Sheng Hua/Epoch Times)
Pada 6 Agustus siang, di depan gedung Konsulat Jenderal Tiongkok di New York berhenti 2 buah truk milik perusahaan ‘USA SHRED’ yang disewa konjen untuk menghancurkan dokumen-dokumen mereka. (Sheng Hua/Epoch Times)
Pada 6 Agustus siang, di depan gedung Konsulat Jenderal Tiongkok di New York berhenti 2 buah truk milik perusahaan ‘USA SHRED’ yang disewa konjen untuk menghancurkan dokumen-dokumen mereka. (Sheng Hua/Epoch Times)
Pada 6 Agustus siang, di depan gedung Konsulat Jenderal Tiongkok di New York berhenti 2 buah truk milik perusahaan ‘USA SHRED’ yang disewa konjen untuk menghancurkan dokumen-dokumen mereka. (Sheng Hua/Epoch Times)
Pada 6 Agustus siang, di depan gedung Konsulat Jenderal Tiongkok di New York berhenti 2 buah truk milik perusahaan ‘USA SHRED’ yang disewa konjen untuk menghancurkan dokumen-dokumen mereka. (Sheng Hua/Epoch Times)

Selain itu, foto-foto yang diberikan oleh pembaca  Epoch Times Amerika Serikat pada 3 Agustus lalu  juga menunjukkan, ada beberapa barang-barang perlengkapan kamar tidur seperti rangka tempat tidur, kasur, meja samping tempat tidur dan lainnya yang dibuang di halaman terbuka yang biasanya dipakai untuk parkir kendaraan. 

Warga penasaran, apakah staf konjen ada yang tinggal di dalam gedung tersebut. Jika dilihat dari barang-barang yang dibuang itu, secara tidak langsung menjawab kecurigaan ini. Terungkap bahwa personil konjen Tiongkok kemungkinan sudah lebih dulu dievakuasi dari New York. (sin/rp) 

Video Rekomendasi

Share

Video Popular