Ntdtv.com- Setelah memasuki Agustus 2020, epidemi virus Komunis Tiongkok di Spanyol pulih kembali dengan cepat, dengan rata-rata 1.499 kasus baru per hari. Jumlah kumulatif diagnosis terkonfirmasi secara nasional mencapai 315.000 kasus, melebihi Inggris. 

Pakar kesehatan Spanyol menerbitkan surat terbuka di majalah “Lancet” minggu lalu, dengan alasan bahwa pihak berwenang memiliki banyak kekurangan dalam proses penanganan epidemi.

Pada hari Senin 10 Agustus 2020 lalu, Perdana Menteri Inggris Johnson terus mendesak sekolah untuk melanjutkan kelas pada bulan September mendatang. Johnson menyatakan bahwa pemerintah memiliki “kewajiban moral” untuk memastikan bahwa sekolah dibuka kembali. 

Sehari sebelumnya, Johnson juga menulis artikel di “Daily Mail” yang menegaskan bahwa kelas harus dilanjutkan pada bulan September. Meskipun beberapa area ditutup, sekolah harus menjadi tempat terakhir untuk ditutup.

Prancis menambahkan 2.288 kasus sehari pada Jumat 7 Agustus lalu, kenaikan satu hari tertinggi sejak isolasi dibuka. 

Mulai hari Senin 10 Agustus, Paris juga telah menerapkan wajib masker di luar ruang dari 11 tahun ke atas. Semua orang wajib memakai masker di tempat-tempat luar ruangan yang ramai. Namun untuk saat ini, tempat wisata seperti Menara Eiffel, Arc de Triomphe dan Champs Elysées tidak termasuk.

Mulai hari Senin 10 Agustus, sekolah di beberapa negara bagian Jerman telah melanjutkan kelas, dan semua negara bagian mewajibkan siswa untuk mengenakan masker di dalam gedung. 

Jumlah kasus baru di Jerman terus meningkat dalam beberapa pekan terakhir, dan National Union of Doctors memperingatkan pekan lalu bahwa telah terjadi gelombang kedua wabah di Jerman. 

Menteri Ekonomi Jerman Altmaier mengatakan pada hari Minggu 9 Agustus lalu bahwa dia akan melakukan segala kemungkinan untuk mencegah blokade skala besar kedua.

Setelah menetapkan jumlah kasus baru tertinggi dalam satu hari pada hari Minggu 9 Agustus, pemerintah Yunani mengumumkan pada hari Senin 10 Agustus bahwa mulai 17 Agustus, wisatawan yang masuk dari Swedia, Belgia, Spanyol, Belanda, dan Republik Ceko akan diminta untuk menunjukkan sertifikat test negatif untuk virus tersebut.

Australia melaporkan 19 kematian pada hari Senin 10 Agustus. Jumlah kematian tertinggi dalam satu hari sejak wabah, tetapi jumlah kasus baru yang dikonfirmasi di Victoria turun menjadi 322 kasus. Peningkatan satu hari terendah sejak 29 Juli, dan keseluruhan epidemi telah stabil. 

Perdana Menteri Australia, Morrison mengatakan pada hari yang sama bahwa dia berharap situasi di Victoria akan membaik. (hui/rp)

Video Rekomendasi

Share
Tag: Kategori: Uncategorized

Video Popular