Epochtimes, oleh Li Yan- Pusat Perkiraan Badai (SPC) Layanan Cuaca Nasional (NWS) mengatakan Selasa 11 Agustus pagi bahwa “Derecho yang kuat” melakukan perjalanan sejauh 770 mil dalam 14 jam. Badai Derecho datang dari South Dakota tenggara sampai ke Ohio.

Derecho  adalah garis badai super besar. Hal itu mengacu pada zona cuaca konvektif yang sempit dan kuat dengan jangkauan yang kecil, riwayat hidup yang singkat, dan perubahan tiba-tiba pada tekanan udara dan angin. Saat datang, akan terjadi perubahan arah angin dan angin kencang secara tiba-tiba. Fenomena perubahan cuaca naik drastis, kenaikan tajam tekanan udara, dan penurunan suhu secara tiba-tiba. Sebaran horizontal lebih dari 400 kilometer.

Fox News melaporkan bahwa dalam prosesnya, badai Derecho ini menghasilkan banyak hembusan yang merusak dengan kecepatan lebih dari 75 mil per jam. Di Iowa tengah, hembusan angin lebih dari 100 mil per jam atau 160 mil per jam.

Departemen Perhubungan Iowa menyatakan bahwa banyak jalan di seluruh negara bagian dipengaruhi oleh pohon tumbang, kabel listrik atau kendaraan terbalik.

Walikota Cedar Rapids, Jeff Pomeranz, mengatakan kepada The Gazette bahwa seluruh komunitas telah dihancurkan. “Ini adalah masalah yang sangat serius. Kami mengambil semua tindakan untuk memastikan pemulihan maksimal kota ini,” kata Jeff Pomeranz. 

Banyak pohon, rumah di komunitas telah rusak parah. Warga diharapkan tetap di rumah dan berlindung di tempat sehingga petugas tanggap darurat dapat memulihkan listrik. Departemen Kepolisian Cedar Rapids mengatakan kepada KWWL-TV bahwa sekitar 50 orang terluka akibat badai. 

Pada Senin 10 Agustus malam, ketika staf sedang bekerja untuk membersihkan pohon-pohon yang berserakan dan kabel listrik di tanah, kota Cedar Rapids memulai jam malam pada pukul 10 malam. Pemberlakuan jam malam itu, sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Setelah menghantam Iowa, badai Derecho melewati Chicago ke Indiana dan Michigan, menyebabkan lebih banyak kerusakan.

Di Illinois utara, Layanan Cuaca Nasional melaporkan bahwa di dekat Dixon, sekitar 100 mil barat Chicago, hembusan mencapai 92 mph dan pohon tumbang serta kabel listrik putus selama badai. Menghalangi jalan di Chicago dan pinggiran kota.

Video yang diposting di Twitter menunjukkan bahwa bagian atap sebuah bangunan di Lake Shore Drive di Chicago terbang dan hancur.

Pada 10 Agustus 2020, badai Derecho melanda Franklin Grove, Illinois. Gambar tersebut menunjukkan sebuah bangunan yang hancur oleh angin kencang. (Daniel Acker / Getty Images)

Setelah meninggalkan Chicago, bagian utama dari sistem badai pindah ke Indiana tengah-utara pada sore hari. Menurut data dari situs pelacakan pemadaman poweroutage.us, lebih dari 1,2 juta orang pada awalnya terkena pemadaman dampak sistem badai. Pada Selasa 11 Agustus pagi, angka itu turun menjadi lebih dari 1 juta orang.

Di Nebraska, angin kencang merobohkan pepohonan. Sebuah ranjang yang rusak terbang masuk di halaman belakang rumah seorang warga Omaha. Meskipun Derecho tidak memiliki mata angin topan, lurus, tetapi badai ini dapat menyebabkan kerusakan di area yang lebih luas. Tidak seperti tornado yang hanya menyerang area tertentu.

“Ini adalah badai versi (Amerika Utara) kami,” komentar Victor Gensini, profesor meteorologi di Northern Illinois University,  kepada Associated Press.

Pada 10 Agustus 2020, badai derecho meluluhlantahkan ladang jagung yang dilaluinya. (Daniel Acker / Getty Images)

Kali ini Derecho menghantam pertanian Iowa dengan keras. Akibatnya lumbung-lumbung di puluhan kabupaten hancur, peternakan babi dihancurkan, dan ladang tanaman dihancurkan. Iowa  adalah penghasil babi dan jagung terbesar di Amerika Serikat.

“Jagung dan tanaman telah dihancurkan dimana badai angin ini lewat,” kata Andrew Ansorge, seorang ahli meteorologi di National Weather Service di Des Moines. “Kami masih bekerja keras untuk mendapatkan semua informasi,” tambah Andrew Ansorge. 

Sebuah gambar yang diposting di Twitter oleh Agriland FS Inc, sebuah koperasi pertanian di Winterset, Iowa, menunjukkan bahwa lumbung besar telah berubah bentuk oleh angin yang aneh ini, dan jagung bertebaran di seluruh tanah.

Heartland Co-op memiliki lusinan fasilitas lumbung di Iowa, dan perusahaan tersebut mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa 21 dari lokasi perusahaan rusak parah. Menurut pihak perusahaan, beberapa lokasi tidak bisa lagi dipergunakan, dan perusahaan sedang mengembangkan rencana darurat untuk mengelola panen musim gugur.

Matt Carstens, kepala eksekutif Landus Cooperative, salah satu perusahaan penyimpanan biji-bijian terbesar di Amerika Utara, mengatakan kepada Reuters bahwa tiga fasilitasnya rusak. Menurut Matt Carstens,  badai menyapu sekitar 20% ladang jagung di Iowa.

Sementara itu Victor Gensini mengatakan bada Derecho hari Senin 10 Agustus itu akan menjadi salah satu peristiwa paling kejam dari jenisnya dalam sejarah baru-baru ini, sebanding dengan Super Derecho yang menghancurkan tahun 2009. 

Badai yang terakhir maju lebih dari 1.000 mil dalam 24 jam, yang menyebabkan kerusakan US$ 500 juta, pemadaman listrik yang ekstensif, dan menewaskan beberapa orang. 

Editor yang bertanggung jawab: Lin Yan #

hui/rp

Video Rekomendasi

Share

Video Popular