Ntdtv.com.tw- Menteri Kesehatan Amerika Serikat Alex Michael Azar II mengunjungi Pusat Komando Pencegahan Epidemi Taiwan (Central Epidemic Command Center, CECC) pada 10 Agustus 2020.  Ia  memuji seluruh tim atas tanggapan mereka yang luar biasa dan efektif terhadap epidemi pneumonia komunis Tiongkok. 

“Kalian memiliki banyak hal yang patut untuk dibanggakan. Saya berharap dapat mempelajari lebih lanjut tentang tanggapan Taiwan dalam menanggulangi epidemi, dan tentu saja, saya juga berharap untuk mempelajari bagaimana Taiwan nilai transparansi publik untuk melawan epidemi,” ujarnya. 

Chuang Jen-hsiang, Wakil Kepala CECC mencontohkan dalam penerapan penggunaan masker dan tindakan yang berkaitan (dengan anti-epidemi) ini sangat jelas dari awal hingga akhir. Kemudian membagikan aspek ini dengan Kementerian Kesehatan AS.”

Selain itu, sempat bertanya tentang apakah benar uji virus yang dilakukan Taiwan sesuai laporan yang ia baca di website adalah sebanyak 80.000 lebih itu benar dan nyata ? Pertanyaan ini dijawab benar oleh Menteri Kesehatan Taiwan. Tetapi angka ini belum ditambah lagi dengan uji virus yang dilakukan oleh warga di rumah sakit dengan biaya sendiri. Jika ini semua dijumlahkan maka uji virus bisa mencapai lebih dari 120.000 kali”.

Chuang Jen-hsiang mengatakan bahwa AS menaruh perhatian terhadap masalah rapid screening. Apakah rapid test juga dilakukan di Taiwan ? Kita jelaskan bahwa Taiwan saat ini tidak melakukan penyaringan cepat, dan masih memanfaatkan PCR sebagai pengujian utama. Selain itu, Amerika Serikat juga menyatakan penegasannya atas nilai yang dibawa oleh pembentukan CECC Taiwan. Sebuah pusat komando yang mampu menanggapi epidemi secara terbuka dan transparan. (Sin/asr)

Video Rekomendasi

Share

Video Popular