Fu Yuanxi/ Cheng Yiren

Belum lama ini Badai menerjang wilayah Louisiana, Amerika Serikat, pada 27 Agustus dengan badai yang kuat. Banyak rumah yang kebanjiran atau hancur oleh angin kencang. Tak disangka, bencana tersebut tidak berakhir setelah badai mereda. Genangan air akibat hujan lebat menyebabkan peningkatan jumlah nyamuk lokal secara eksplosif. Penduduk setempat menyebut nyamuk itu “tebal seperti awan”.

Ternak besar seperti sapi dan kuda, berulang kali digigit nyamuk dalam jumlah besar sehingga menimbulkan perdarahan subkutan. Ternak ini akan terus berjalan untuk menghindari gigitan nyamuk. Sehingga mengakibatkan kelelahan dan penurunan kesehatan. Beberapa ternak akhirnya mati karena anemia dan kekurangan tenaga.

Menurut Pusat Pertanian Universitas Negeri Louisiana (LSU AgCenter), kerugian ternak sangat besar. Craig Fontenot, seorang dokter hewan besar yang berpraktek di Ville Platte, Louisiana, mengatakan bahwa setelah Badai Lola menghantam negara bagian itu, para petani di daerah dekat lokasi pendaratan mungkin kehilangan 300 hingga 400 ekor ternak.

Selain sapi, sejumlah besar nyamuk juga membunuh kuda dan rusa. Fontenot menggambarkan nyamuk ini dan berkata, “Mereka adalah vampir kecil yang jahat.”

Dia juga mengatakan bahwa seorang pemilik peternakan rusa, kehilangan sekitar 30 ekor rusa, banyak di antaranya telah dijual. Sedangkan kerugiannya melebihi US$ 100.000.

Saat ini, Louisiana telah mulai menyemprotkan insektisida di beberapa daerah untuk memperlambat kerusakan yang disebabkan oleh banyak nyamuk. Menurut Pusat Pertanian Universitas Negeri Louisiana, beberapa daerah telah mulai menyemprotkan insektisida di udara dengan pesawat, jumlah nyamuk telah sangat berkurang dan bencana telah melambat.

Selain penyemprotan insektisida, Christine Navarre, dokter hewan dari Balai Pertanian, juga menyarankan agar penggunaan kipas angin dan tempat berlindung dapat digunakan untuk mencegah ternak digigit nyamuk. Akan tetapi, tempat penampungan harus digunakan untuk menutupi ternak. Selain itu, memastikan pembuangan panas yang tepat untuk mencegah hewan dari kepanasan.

Saat nyamuk membumbung tinggi setelah badai, biasanya jarang menyebabkan kematian ternak. kejadian ini bukan pertamakalinya. Fontenot mengatakan, setelah Badai Lili pada 2002 dan Rita pada 2005, Florida dan Texas juga mengalami masalah serupa. (hui/asr)

 

Share

Video Popular