oleh Xu Jian

Pejabat komunis Tiongkok selalu berbicara dengan menggunakan kosakata metafora,  membingungkan. Selain itu juga penuh omong kosong. Karena yang dituju sebenarnya adalah untuk kepentingan pribadi Partai Komunis Tiongkok. Bagaimana masyarakat Barat tidak terkecoh oleh bualan partai? Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo berusaha menerjemahkan dengan brillian  pidato  Sekretaris Jenderal Partai Komunis Tiongkok, Xi Jinping.

Pada 23 September, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo berpidato dalam acara ‘State Legislatures and the China Challenge’ (Badan Legislatif Negara dan Tantangan Tiongkok). Menghadapi para pejabat pemerintah negara bagian di antara hadirin, Mike Pompeo membuat analisis yang luar biasa mengenai pidato yang disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Partai Komunis Tiongkok, Xi Jinping.

Pompeo mengatakan bahwa banyak negara ingin mempengaruhi politik dan budaya Amerika dan itu sebenarnya sah sah saja. Tetapi Partai Komunis Tiongkok secara fundamental berbeda dari kebanyakan negara-negara. Partai Komunis Tiongkok memiliki tujuan jahat, yaitu memaksa Amerika Serikat untuk tunduk terhadap pemerintahan komunis Tiongkok.

Pada bulan Agustus, Xi Jinping mengatakan kepada sekelompok ekonom dan sosiolog pemerintah di Beijing, “Setiap negara, kawasan, dan perusahaan yang bersedia bekerja sama dengan kita, termasuk negara bagian, daerah, dan perusahaan Amerika Serikat, kita harus secara aktif mengembangkan kerja sama dengan mereka.”

Lalu apa maksud perkataan yang diutarakan oleh Xi Jinping itu? 

Sebagai Menteri Luar Negeri dan mantan Direktur Central Intelligence Agency, Mike Pompeo  berusaha menerjemahkannya. 

Menurut Pompeo, Xi Jinping sadar bahwa pemerintah federal Amerika Serikat sedang menggulingkan Partai Komunis Tiongkok dan pengaruh jahatnya. Partai Komunis Tiongkok ingin menggunakan pemerintahan di Amerika Serikat dan pemerintahan lokal di seluruh dunia untuk menghindari kedaulatan Amerika dan lokal. Karena Xi Jinping percaya bahwa kepemimpinan lokal mungkin merupakan mata rantai lemah yang dapat dengan mudah diputus.

Pompeo memandang bahwa dalam kamus Partai Komunis Tiongkok, istilah kerja sama dan keterbukaan memiliki pengertian yang tidak sama dengan yang ada di masyarakat normal. Partai Komunis Tiongkok merujukkan kedua istilah itu pada hal lain, yakni demi melayani kepentingan Partai Komunis Tiongkok. Amerika Serikat baru mengenali hal itu melalui pelajaran yang menyakitkan.

Menurut Pompeo, bagi Xi Jinping, ketika ia menggunakan istilah seperti kerja sama dan keterbukaan, jadi yang dimaksudkan adalah partai harus membuat pengaturan yang menguntungkan dirinya sendiri.

Alasan  dapat mengetahui hal itu adalah karena selama beberapa dekade, Partai Komunis Tiongkok telah mencuri properti, lapangan pekerjaan, dan kekayaan intelektual dari pencipta Amerika Serikat sambil mengeluarkan kata-kata yang enak di kuping. 

“Kita tahu bahwa mereka (Partai Komunis Tiongkok) telah membangun kekuatan militer mereka sendiri, dan merekrut para elit dari seluruh dunia,” kata Pompeo.

Pompeo menilai, dalam pidatonya kemudian,  Xi Jinping dengan jelas mengkonfirmasikan aspirasinya, yakni untuk memperluas pengaruh dan menempatkan Partai Komunis Tiongkok pada posisi yang tak terkalahkan.

Partai Komunis Tiongkok menganggap dirinya sebagai pelopor sejati ideologi Marxis-Leninis. Untuk itu membutuhkan negara-negara komunis seperti mereka untuk berjuang melawan negara-negara kapitalis seperti Amerika Serikat demi mencapai kemenangan.

Menurut Pompeo  konfrontasi Tiongkok dengan Amerika Serikat saat ini berbeda dengan perang dingin di masa lalu. 

“Ini bukanlah perang dingin, karena sifatnya berbeda. Pada waktu itu, saya adalah seorang tentara muda yang berpatroli di perbatasan antara Jerman Timur dan Barat, tetapi (situasi hari ini) berbeda,” kata Pompeo.

Partai Komunis Tiongkok telah menyusup ke semua lapisan pada pemerintah Amerika Serikat. Setiap orang harus waspada. 

“Inilah mengapa kita harus berbicara tentang Partai Komunis Tiongkok dan ancamannya di badan legislatif negara bagian, karena Wisconsin sama pentingnya dengan Washington DC,” kata Pompeo.

Pompeo juga membedakan Partai Komunis Tiongkok dengan rakyat Tiongkok dalam pidatonya. Pompeo mengatakan bahwa yang ia maksud adalah Partai Komunis Tiongkok dan kepemimpinan Partai Komunis Tiongkok, bukan rakyat Tiongkok yang menginginkan perdamaian, kemakmuran, dan perawatan bagi keluarga mereka.  (Sin)

Share

Video Popular