oleh Chen Juncun

Seorang wanita yang mengaku dirinya bernama Linda mengatakan bahwa dirinya mengalami komplikasi pascapartum, termasuk pendarahan besar dan koma selama 10 hari setelah melahirkan anak keduanya. Ketika dalam keadaan kehilangan kesadaran itulah ia ingat bahwa dirinya sedang terbang dalam sebuah terowongan besar, lalu bercakap – cakap dengan Yesus. 

Linda  membagikan pengalaman mati surinya pada tahun 1979 kepada media Amerika Serikat ‘Near Death Experience Research Foundation’.

Linda menulis bahwa dirinya terbaring tak sadarkan diri di atas genangan darah dalam kamar mandi karena pendarahan hebat. Hal berikutnya yang teringat adalah ia terbang dengan kecepatan tinggi dalam sebuah terowongan besar menuju ujung yang bercahaya terang. Ia juga mendengar suara keras yang nyaris memekakkan telinganya saat terbang.

Linda mengatakan bahwa mulanya ia memejamkan matanya karena merasa takut. Ketika ia membuka matanya, Linda melihat seseorang juga sedang terbang dalam terowongan seperti dirinya. 

Orang tersebut tampak mengenakan jubah putih dan memiliki rambut hitam mencapai bahu. Linda tidak berbicara dengannya, tetapi kehadirannya memberinya keberanian. Sepertinya ada orang lain yang berada dalam terowongan yang juga terbang ke arah cahaya.

“Ketika saya memasuki gumpalan cahaya itu, saya merasakan cinta dan kebahagiaan yang tidak pernah saya rasakan di bumi,” kata Linda. 

Ini bukan cahaya biasa, tetapi cahaya putih yang sangat murni. Masih teringat bahwa ia juga melihat taman dengan pagar putih yang sangat indah.

Tepat ketika dia akan membuka grendel pagar, seseorang menghentikannya. Ini bukan orang yang dijumpai tadi, meskipun juga mengenakan jubah putih dan berambut panjang sebahu, tapi warna rambut pria tersebut lebih terang daripada orang tadi. Pria tersebut kemudian membimbing Linda ke bangku marmer yang berada di luar taman, dan berbincang-bincang setelah duduk.

Pria tersebut memberitakan sesuatu yang tidak dapat diingat lagi oleh Linda sekarang, tetapi dia mengatakan bahwa ketika waktu yang tepat sudah tiba, maka Linda akan mengingat apa-apa yang mereka katakan. 

Pria itu kemudian mengatakan bahwa sekarang belum waktunya buat Linda untuk pergi ke sana, sehingga diminta untuk kembali. Belakangan, Linda ingat bahwa pria yang berbicara dengannya itu adalah Yesus.

Linda juga menyebutkan bahwa ia mendengar seseorang memanggil namanya, tak lama kemudian ia kembali ke tubuhnya yang masih tergeletak di lantai kamar mandi. 

Ternyata suara itu berasal dari suaminya yang terus memanggil namanya sambil menggoyang-goyang tubuhnya setelah menemukan Linda yang terbaring di atas genangan darah. (sin)

Video Rekomendasi :

Share

Video Popular