Chen Ting 

The New York Post menerbitkan laporan eksklusif tentang skandal korupsi Biden dan putranya, yang langsung diblokir oleh Facebook dan Twitter. Kejadian ini juga menguak ke permukaan hubungan yang dalam antara tim kampanye Biden dan raksasa teknologi tersebut

“The New York Post” baru-baru ini menerbitkan laporan eksklusif tentang skandal korupsi kandidat Partai Demokrat Joe Biden dan putranya dalam pemilihan Amerika Serikat, tetapi segera di blokade langsung Facebook dan Twitter dengan alasan “menunggu pemeriksaan fakta.” Hal itu  juga telah memunculkan ke permukaan hubungan yang dalam antara tim kampanye Biden dan ke dua raksasa teknologi tersebut, yang telah menimbulkan banyak kritikan di dunia maya.

Menurut Fox News, tim transisi   yang dibentuk oleh calon presiden dari Partai Demokrat, Joe  Biden telah menunjuk mantan eksekutif Facebook Jessica Hertz sebagai penasihat umum. Ini terjadi beberapa hari setelah tim kampanye Partai Demokrat mengirim surat ke Facebook meminta mereka untuk memfilter postingan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Setelah Twitter memblokir laporan dari New York Post, Joe Concha, seorang reporter Capitol Hill, mengunggah tweet bahwa mantan direktur kebijakan publik Carlos Monje setelah  mengundurkan diri tweeter, dia bergabung dengan Biden yang ditunjuk pemerintah.

Pengguna Twitter lainnya mengatakan bahwa Hertz dan Monje memiliki sejarah bekerja untuk Partai Demokrat.

Menurut LinkedIn pribadi Jessica Hertz, dari Desember 2012 hingga Juli 2014, selama total 1 tahun 8 bulan, Hertz menjabat sebagai wakil kepala penasihat hukum Biden. LinkedIn Carlos Monje menunjukkan bahwa dia bertugas di Komite Kebijakan Domestik Gedung Putih Obama.

Hertz saat ini bertanggung jawab untuk mengawasi pelaksanaan rencana etika kampanye Biden dan hal-hal terkait.

“Sebagai mantan wakil penasehat hukum wakil presiden, dia telah menasihati pejabat senior agen federal. Jessica adalah jenis pembuat keputusan yang bijaksana dan berprinsip yang dapat memastikan bahwa standar tinggi wakil presiden dipertahankan selama masa transisi,” ujar juru bicara itu kepada New York Post.

Menurut laporan pada bulan Agustus oleh The New York Times, delapan dari hampir 700 kelompok penasihat sukarela di tim kampanye Biden bekerja untuk Facebook, Apple, Google atau Amazon.

Tidak ada tanggapan dari tim kampanye Biden tentang masalah tersebut.

Setelah insiden itu, pada tanggal 17 Oktober 2020 lalu CEO Twitter Jack Dorsey  meminta maaf atas blokade laporan New Post oleh Twitter.

Sementara itu Komite Kehakiman Senat diperkirakan akan mengeluarkan panggilan pengadilan kepada Jack Dorsey dan memintanya untuk menghadiri sidang pada 23 Oktober. Senator Josh Hawley berharap panitia juga akan mengeluarkan panggilan pengadilan kepada CEO Facebook, Mark Zuckerberg. (hui)

Editor yang bertanggung jawab: Ye Ziwei #

 

Share

Video Popular