Terungkap usaha patungan antara keluarga mantan Wakil Presiden Amerika Serikat Joe Biden dan Tiongkok Huaxin Energy Corporation (CEFC) yang akan memasukkan banyak perusahaan besar dalam proyek itu. Pejabat senior partai Demokrat masuk dalam daftar “kontak kunci”, termasuk calon wakil presiden dari Partai Demokrat dan Senator Kamala Harris

 Xiao Jing /Li Jia

Media AS Fox News pada Kamis 22 Oktober 2020, secara eksklusif melaporkan email yang diperoleh media. Email  berjudul “Proyek / Kontak Domestik Tahap 1” dikirim oleh Jim Biden saudara laki-laki Joe Biden, pada tanggal 15 Mei 2017. Penerima email meliputi: Hunter Biden putra dari Joe Biden, dan tiga mitra lainnya Tony Bobulinski, James Gilliar, dan Rob Walker.

Daftar “kontak domestik utama untuk fase pertama proyek target” tercantum dalam email. Ini termasuk dari Partai Demokrat California Kamala Harris, Senator Federal Dianne Feinstein , mantan Gubernur Partai Demokrat California Jerry Brown, Gubernur California saat ini dan mantan Walikota San Francisco Gavin Newsome (Teman Hunter), Walikota Los Angeles Eric Garcetti, Walikota San Diego Kevin Faulconer.

Daftar ini juga mencakup banyak Anggota Partai Demokrat dari Negara Bagian New York yakni  Gubernur Demokrat Negara Bagian New York Andrew Cuomo, Pemimpin Minoritas Senat Negara Bagian New York Chuck Schumer, Anggota Partai Demokrat Negara Bagian New York Senator AS Kirsten Gillibrand, Walikota Partai Demokrat New York Bill de Blasio Direktur Pengembangan Ekonomi New York Howard Zemsky, Presiden Perusahaan Pengembangan Ekonomi Kota New York Maria Torres-Springer

Yang lainnya, ada mantan Gubernur Partai Demokrat dari Virginia Terry McCauliffe, Gubernur Partai Demokrat Minnesota Mark Dayton, Senator Partai Demokrat Al Franken dan Amy Klobuchar, dan lainnya.

Tidak jelas apakah ada Anggota Partai Demokrat yang pernah berhubungan dengan “proyek target tahap pertama”.

Tim kampanye Biden menyatakan telah merilis dokumen pajak dan pengembalian pajak Biden, tetapi dokumen dan pengembalian tersebut tidak mencerminkan konten apapun yang terkait dengan investasi di Tiongkok.

Mengenai laporan Fox News, Tim kampanye Biden menolak berkomentar dan kantor Kamala Harris tidak segera menanggapi permintaan komentar.

(Screenshot halaman web)

Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa Tony Bobulinski, salah satu penerima email, dipekerjakan oleh keluarga Biden untuk menjalin usaha patungan dengan Tiongkok Huaxin Energy.

Bobulinski adalah mantan letnan di Angkatan Laut Amerika Serikat dan mantan Chief Executive Officer (CEO) SinoHawk Holdings, sebuah perusahaan energi Tiongkok. Dia mengatakan bahwa perusahaan tersebut merupakan kemitraan antara Pimpinan Huaxin Energy Ye Jianming dan keluarga Biden.

Dalam sebuah pernyataan kepada Fox, Bobulinski menulis: “James Gillier dan Hunter Biden membawa saya ke perusahaan ini sebagai CEO.”

“Disebutkan dalam email pada 13 Mei 2017 “Orang Besar” sebenarnya mengacu pada Joe Biden. Kata “JB” lainnya yang disebutkan dalam email adalah saudara laki-laki Joe, Jim Biden. “

Pernyataan itu berbunyi: “Hunter menyebut ayahnya sebagai orang besar atau ketua saya “dan sering meminta dia untuk menandatangani atau memberi nasihat tentang berbagai potensi transaksi yang sedang kita diskusikan.”

“Mantan Wakil Presiden Biden mengatakan bahwa dia tidak pernah berbicara dengan Hunter tentang bisnisnya,” kata Bobulinski. 

“Saya melihat dengan mata kepala sendiri bahwa itu tidak benar, karena ini bukan hanya tentang Hunter. Mereka bilang begitu karena seluruh reputasi keluarga terancam, ” tambahnya.

Bobulinski mengaku dirinya merasa tidak nyaman setelah  menyadari bahwa Komunis Tiongkok melihatnya sebagai “investasi politik atau pengaruh.” 

“Keluarga Biden secara aktif menggunakan reputasi  Biden untuk menghasilkan jutaan dolar dari entitas asing, yang sebagian berasal dari Tiongkok yang dikendalikan Partai Komunis,” kata Bobulinski.

Bobulinski berharap keluarga Biden akan keluar dan menjelaskan semua ini kepada rakyat Amerika.

Mengingatkan kembali kasus  Biden, sebelumnya terungkap The New York Post minggu lalu melaporkan bahwa ada email yang diterima pada 13 Mei 2017 di hard drive Hunter, yang melibatkan “paket gaji” dari enam orang yang melakukan transaksi bisnis dengan Tiongkok Huaxin Energy Corporation (CEFC). Penentuan Hunter Biden sebagai ketua atau wakil ketua bergantung pada kesepakatan yang dicapai dengan CEFC.

Alokasi ekuitas yang disebutkan dalam email menunjukkan bahwa “20” diberikan kepada “H” (yaitu Hunter Biden) dan “10 dipegang oleh H untuk orang besar?” “Orang besar” ini telah dikonfirmasi oleh berbagai saluran berita. Itu adalah mantan Wakil Presiden Joe Biden sendiri. (hui)

Share

Video Popular