oleh Zhang Yujie

 Joint Plan Committee (JPC) atau Komite Rencana Bersama India baru-baru ini meminta Google dan perusahaan lokal untuk menjelaskan hubungannya dengan komunis Tiongkok. Selain itu, juga mewajibkan Twitter, Facebook, dan Amazon menjelaskan masalah yang melibatkan keamanan data

The Hindustan Times mengutip informasi dari seorang sumber orang dalam, pada 30 Oktober memberitakan bahwa Joint Plan Committee (JPC) atau Komite Rencana Bersama India berdasarkan peraturan perlindungan data, pada 29 Oktober  meminta Google dan One 97   menjelaskan  hubungan mereka dengan komunis Tiongkok. One 97 Communications, adalah perusahaan induk Paytm, platform pembayaran terbesar di India. 

JPC India mewajibkan Google dan Paytm untuk memberikan laporan secara tertulis dalam waktu yang ditentukan terkait penjelasan yang melibatkan struktur perusahaan, sistem perpajakan, pemrosesan dan perlindungan data, serta masalah privasi.

Google menyatakan bahwa pihaknya telah menarik diri dari pasar Tiongkok. Tim dari JPC India mengatakan bahwa karena banyak produsen ponsel buatan Tiongkok menggunakan sistem Android Google, mereka berharap untuk mengetahui apakah produk dan layanan Google memiliki hubungan dengan komunis Tiongkok.

JPC India juga bertemu dengan perwakilan Twitter, Facebook dan Amazon untuk meminta perusahaan-perusahaan itu menjelaskan bagaimana menangani masalah pemalsuan,  bagaimana memastikan netralitas, terutama jika menyangkut konflik kepentingan.

Menurut anggota JPC India, Google yakin bahwa India seharusnya tidak mewajibkan pelokalan data, karena tidak sesuai untuk melindungi privasi dan keamanan.

Sejak bulan Juni tahun ini, Competition Commission of India (CCI) atau Komisi Kompetisi India sedang melakukan penyelidikan antitrust terhadap Google. Google dituduh menyiapkan hambatan bagi perusahaan yang ingin menggunakan atau mengembangkan versi modifikasi sistem operasi untuk smart TV.

Tahun ini Google, Facebook dan Amazon telah meningkatkan investasi mereka di India. CEO Google Sundar Pichai mengumumkan pada bulan Juli lalu bahwa Google berencana  menginvestasikan dana sebesar USD. 10 miliar di India dalam 5 hingga 7 tahun ke depan.

Facebook pada bulan April mengumumkan bahwa mereka telah menginvestasikan USD. 5,7 miliar di Jio Platforms, sebuah perusahaan komunikasi di bawah Reliance Industries, untuk membantu mendigitalkan 60 juta bisnis kecil di India.

CEO Amazon Jeff Bezos pada bulan Januari tahun ini juga mengumumkan rencananya untuk menambah lagi USD. 1 miliar agar penanaman modalnya di India menjadi USD. 6,5 miliar. (hui)

Editor yang bertanggung jawab: Lin Yan #

hui/rp 

Video Rekomendasi :

Share

Video Popular