Erabaru.net. Pemerintah Amerika Serikat  yang untuk kali pertama secara resmi mengakui keberadaan “UFO” – Unidentified Flying Object atau benda terbang tak dikenal. 

Namun sebenarnya banyak sekali orang yang pasti merasa “ah! Masalah UFO kan sudah lama pernah dibahas dan diketahui keberadaannya.  Setidaknya ada orang sudah sangat yakin akan keberadaan UFO, tetapi ini adalah kali pertama kalin ya dalam sejarah pemerintah Amerika Serikat mengakui keberadaan UFO, jadi ini memiliki makna yang sangat penting, kenapa ? 

Pada Minggu 17 September lalu, Joseph Gradisher, juru bicara Angkatan Laut Amerika Serikat mengatakan dalam sebuah wawancara dengan media bahwa konon katanya tiga video UFO yang saat ini beredar di internet diambil oleh Angkatan Laut Amerika Serikat. Untuk kali pertama  Joseph mengakui bahwa ketiga video itu memang benar, bukan hasil rekayasa. 

Joseph lalu menekankan bahwa mereka juga tidak tahu benda apa yang direkam dalam video tersebut, jadi dia tidak tahu apakah itu UFO atau bukan. Tetapi ada sedikit keganjilan dengan pernyataannya ini. UFO itu adalah singkatan dari Unidentified Flying Object atau benda terbang tak dikenal, dan karena tidak tahu benda apa itu, jadi kami menyebutnya UFO, tapi dia bilang dia tidak tahu apa itu UFO, jadi dia tidak yakin apakah itu UFO. Sangat aneh, bukan?

 Joseph menambahkan kalimatnya dan mengatakan, “Sekarang kita secara resmi bukan menyebutnya UFO, tetapi UAP – Unidentifield Aerial Phenomenon, yaitu Gugus Tugas Fenomena Udara Tak Teridentifikasi, yakni program dalam Kantor Intelijen Angkatan Laut Amerika Serikat yang digunakan untuk “menstandarkan pengumpulan dan pelaporan” pada penampakan kendaraan udara atau benda terbang yang tidak dapat dijelaskan.  

Nanti, mata ketiga akan menunjukkan tiga video ini untuk kita saksikan bersama. Mari kita simpulkan dulu apakah itu UFO atau UAP-Unidentifield Aerial Phenomenon ? 

Jadi meskipun Joseph tidak secara langsung menyatakan bahwa itu adalah UFO dalam wawancaranya, namun, media pada dasarnya menetapkan bahwa yang dimaksud Joseph adalah itu memang UFO atau benda terbang yang tak teridentifikasi, bukankah begitu ?  

Tapi apakah hal ini dianggap terlalu berlebihan dijawab oleh media? Secara pribadi, saya rasa tidak, karena yang terkesan dari pernyataannya itu, dia memang dengan sengaja menghindari istilah UFO. Sebenarnya,   dapat dikatakan pemerintah Amerika Serikat belum atau menghindari pengakuan keberadaan UFO, tetapi hanya mengaku UFO pada bagian U- Unidentifield / Tak teridentifikasi. Diperkirakan bagian F dan O akan diakui nantinya.

Baiklah, meskipun pemerintah Amerika Serikat mengakui keberadaan UFO, rasanya masalah UFO ini bukanlah hal baru, tapi  kenapa berita ini bisa menjadi heboh ? 

Mengapa hal itu memiliki makna sejarah? Lalu bagaimana sikap pemerintah Amerika Serikat  terhadap UFO sejauh ini? Pada dasarnya, selama itu adalah data yang disediakan dari publik, mereka akan mengatakan bahwa itu balon udaralah, pesawat terbanglah, bintanglah atau istilah lain.

Karena pemerintah Amerika Serikat  tidak mengetahuinya secara pasti, jadi mereka akan mengatakan bahwa itu palsulah, hasil rekayasalah dan sebagainya. Mereka selalu sangat tidak kooperatif dengan sikap yang pasif. Tapi, kali ini tidak sama. Mereka sama sekali tidak lagi menghindar dengan alasan yang dibuat-buat seperti tersebut di atas. 

Oke, mari kita saksikan sejenak ketiga video seperti yang disebutkan di atas.  

 Ketiga video ini dirilis pada akhir tahun 2017, dan sudah hampir tiga tahun sekarang. Video ini sempat membuat geger ketika dirilis pada Desember 2017 silam. Banyak media Eropa memberitakan hal tersebut. Ada dua teori tentang sumber asli dari ketiga video ini. Salah satunya dari penyanyi rock terkenal Amerika Tom Delonge. Rocker ini adalah penggila mahluk luar angksa alias alien. Dia sangat suka dengan yang namanya UFO, alien, alam semesta, agama dan mitologi atau sejenisnya. Belakangan, setelah Tom berhenti menjadi penyanyi, dia banting stir menjadi sangat aktif dalam meneliti hal-hal ini.

 Konon katanya video itu awalnya dikirim oleh Tom. Kemudian, Tom memberikan videonya ke New York Times, jadi publik pun mengetahuinya sejak diterbitkan New York Times. Lalu, bagaimana dia mendapatkan tiga video ini? Ketiga video ini dicuri dari Pertahanan Nasional Amerika Serikat oleh sebuah organisasi peretas terkenal yang mengklaim sebagai “We are anonymous.”

Setelah itu diberikan kepada rocker itu karena dia sangat berpengaruh perihal  UFO, tetapi pemerintah Amerika Serikat tidak mengakui hal itu setelah dia mengedarkannya. Oleh  karena itu, banyak yang curiga benda itu tidak jelas sumbernya dan mungkin hasil rekayasa. Jadi tak lama kemudian, hal itu pun berhenti begitu saja tanpa tindak lanjut dan sampai hari ini. Kemudian perihal itu dibuka kembali. 

Teori kedua tentang sumber video adalah bahwa ketiga video itu dipublikasikan oleh Pentagon sendiri. 

Pemerintah Amerika Serikat  memiliki program dekripsi yang menyatakan bahwa dokumen yang sudah disimpan selama beberapa tahun atau dekade kemudian harus dipublikasikan. Hal yang sama berlaku untuk video ini. Setelah pemerintah meninjaunya dan memenuhi persyaratan dekripsi lalu mempublikasikannya. 

Tapi menurut saya pernyataan ini tidak rasional, karena jika dideskripsi oleh Pentagon, seharusnya tersedia di situs resmi Pentagon. Tapi sekarang tidak ditemukan di situs terkait, dan jika dokumen itu dipublikasikan secara resmi, maka Joseph juga tidak perlu mengkonfirmasinya, bukan? 

Bukankah ini aneh, jadi sangat mungkin video itu memang dicuri oleh organisasi peretas. Video ini telah dipublikasikan selama hampir tiga tahun, dan mungkin ada sebagian orang yang belum melihat video ini, mari kita saksikan sekarang. 

Video ini diambil pada tahun 2004 oleh radar inframerah dari pesawat tempur F18 Super Hornet Angkatan Laut Amerika Serikat. IR di bagian atas ini menunjukkan (mode) penyinaran  inframerah. Di area yang dingin ini berwarna hitam, sedangkan area yang panas berwarna putih. Disini tampak ada sudut 4 derajat dan R ini adalah arah radar ketika berada 4 derajat ke kanan pada saat itu, kemudian terpampang di layar kokpit 6 derajat di sebelah kiri, artinya naik 6 derajat. Lalu ada data tentang kecepatan pesawat di bagian bawah, 250 knot, atau sekitar 460 kilometer per jam, dan ketinggiannya hampir 20.000 kaki. Dengan kata lain lebih dari 6.000 meter tingginya, artinya pilot mengunci benda yang berada di bagian kanan depan (atas) radar, area pengambilan video ini di atas laut di sekitar pantai San Diego Amerika Serikat.

 Coba perhatikan gambarnya sekarang berlatar belakang putih, artinya telah beralih mode dan yang tampak sekarang adalah mode mata telanjang (TV – Television), seperti mode yang dilihat dari kamera biasa. Benda ini terlihat agak gelap dan latar belakangnya putih, karena terbang di sudut kanan atas pesawat, jadi latar belakangnya adalah langit.

Kemudian coba perhatikan gambar ini kadang-kadang tampak besar dan terkadang kecil, dengan kata lain dapat menyesuaikan jarak, pesawat tempur itu sedang melacak UFO, dan radar pesawat mengunci rapat pada benda terbang tak dikenal itu. Lalu UFO itu hilang dari radar dan dengan cepat berbelok ke kiri. Luar biasa, bukan? 

Pesawat-pesawat bergerak dengan kecepatan yang fantastis di udara. Meskipun Anda dapat berbelok dengan cepat juga tidak dapat mencapai tingkat kecepatan seperti itu, apalagi radar pengendali itu adalah radar pelacak tercanggih di dunia pada saat itu. Untuk menghindari tangkapan radar itu hanya memungkinkan dengan kecepatan yang mencengangkan. Jadi video ini membuktikan bahwa kecepatan UFO itu telah melampaui tingkat teknologi manusia pada saat itu. Ini adalah video pertama yang diambil pada tahun 2004. 

Dua video berikutnya diambil pada 21 Januari 2015, dan ada dialog antar pilot yang melihat UFO ketika itu. Mari kita rasakan sejenak betapa terkejutnya pilot saat itu. 

Layar video menunjukkan UFO itu berada di 49 derajat sebelah kiri pesawat dengan sudut elevasinya sekitar dua derajat ke bawah, tetapi leveling di tengahnya miring ke kanan, artinya pesawat sekarang berbelok ke kiri, dengan sudut belok kiri sekitar 20 derajat. Dengan kata lain UFO itu berada di kiri depan bawah pesawat. Kala itu, kecepatan pesawat sekitar 240 knot, dan ketinggiannya lebih sekitar 7000 meter. Benda terbang tak dikenal itu juga berwarna putih, artinya suhunya lebih tinggi dari suhu sekitarnya. 

Berikut mari kita dengarkan bersama dialog antar pilot pesawat tempur. 

(Pilot) Apakah itu drone? Bung, coba lihat mereka membentuk formasi, ya Tuhan ! Mereka melesat melawan angin. Kecepatan angin sekarang 60 meter per detik dari arah angin barat. Coba kau lihat, apa itu ….? % # $% ^ $ # $! # @. . . Lihat aksinya itu bung! Wow! ia (UFO)  berbalik. 

(Host) Pilot yang mengambil foto itu melihat UFO tersebut dengan mata telanjang. Awalnya mereka mengira itu mungkin drone, tapi segera mereka merasa itu adalah sesuatu yang belum pernah mereka lihat sebelumnya. Jadi mereka sangat bersemangat. Bentuk benda terbang tak dikenal itu terlihat seperti piring terbang. Kita hanya melihat satu UFO di radar, tapi mereka bisa melihat beberapa UFO dengan mata telanjang. Lalu pilot itu bilang benda tersebut bergerak melawan angin. 

Kecepatan angin saat itu cukup kencang dengan kecepatan sekitar 60 meter per detik. 

Oke, mari kita saksikan video ketiga. Video ini diambil pada hari yang sama dengan video kedua, tapi tidak tahu apakah kedua benda terbang asing itu adalah UFO yang sama.

Coba perhatikan baik-baik, UFO ini melesat sangat cepat, ada titik terang. . . ah. . apakah kamu melihatnya ? Mereka menggunakan radar ini untuk menangkapnya dan baru tertangkap setelah 4 kali mengejarnya, dan UFO itu terkunci sekarang. . .

(Pilot) Yes! Kena kau!

(Host) Pilot itu bilang yes, akhirnya ketangkap juga kau hahahaha. . . Apa itu, bro? Sekarang benda itu terkunci secara otomatis. . . ok.

(Pilot) Ohh… Ya Tuhan . .! Benda apa itu bro? 

(Host) UFO itu terbang sangat cepat pada saat itu. Radar yang mereka gunakan pada tahun 2015 itu merupakan radar pelacak tercanggih di dunia pada saat itu. Umumnya pesawat tempur dapat membingkai atau mengunci benda terbang tak dikenal secara otomatis. UFO itu baru terkunci setelah empat kali berusaha memasukkannya ke dalam bingkai radar. Netizen menggunakan ukuran layar dan perubahan sudut radar untuk menghitung seberapa cepat benda itu terbang.

Namun, meskipun mereka tidak mencapai kesimpulan yang sama pada akhirnya, tetapi para netizen sependapat bahwa apapun hasil perhitungannya, kecepatan terbang UFO itu jauh melampaui kecepatan yang dapat dicapai oleh teknologi modern manusia.

Jadi, menurut anda apakah itu UAP- Unidentifield Aerial Phenomenon (Fenomena udara tak teridentifikasi atau UFO- Unidentified Flying Object atau benda terbang tak dikenal? 

Kemudian media langsung bertanya kepada juru bicara Angkatan Laut Amerika Serikat, Joseph Gradisher, kenapa selama ini departemen anda tidak mengakuinya? 

Juru bicara Angkatan Laut ini menjawab bahwa mereka tidak akan menyatakan secara terbuka terhadap sesuatu yang belum bisa dipastikan, karena hal itu akan berdampak pada reputasi Angkatan Laut. 

“Mulai sekarang, kami akan mendesak semua pilot untuk segera melaporkan jika mereka menemukan hal serupa,” jawab juru bicara Angkatan Laut Amerika Serikat.

Sebenarnya, pada 2017 silam ada sumber yang mengatakan bahwa Pentagon atau Departemen Pertahanan Amerika Serikat punya anggaran besar yang entah digunakan untuk apa. 

Belakangan, Departemen Pertahanan menjawab bahwa anggaran mereka digunakan untuk sesuatu yang disebut Advanced Aerospace Threat Identification Program atau Program Identifikasi Ancaman Aerospace Tingkat Lanjut, yakni upaya investigasi yang tidak diklasifikasikan tetapi tidak dipublikasikan yang didanai oleh Pemerintah Amerika Serikat. Hal itu untuk mempelajari benda terbang tak dikenal atau fenomena udara yang tidak dapat dijelaskan. 

Ini adalah proyek di mana kami tidak tahu apa yang terbang di langit, dan kami harus menilai apakah itu menimbulkan ancaman?  

Mereka mengatakan bahwa proyek tersebut dimulai pada tahun 2007, tetapi berakhir pada tahun 2012 karena tidak mengetahui secara pasti apa sebenarnya benda terbang tak dikenal itu setelah menghabiskan waktu lima tahun, sehingga proyek itu pun berakhir. 

Sebelumnya Amerika Serikat memang kerap melakukan hal-hal yang berbau rahasia, terutama hal-hal misterius seperti Area 51, mereka selalu menghindar dengan alasan tidak ada hal seperti itu, sampai pada tahun 2013, akhirnya mereka pun mengakui…ya, kami….memang ada….” 

Karena itulah, publik Amerika sekarang sangat tertarik dengan proyek rahasia pemerintah ini. Mereka menyelidikinya sepanjang hari. Di mana anggaran itu digunakan ? Apakah ada proyek lain lagi? Jadi orang-orang  pada umumnya sangat percaya bahwa pemerintah Amerika Serikat sekarang memiliki banyak informasi tentang UFO, tetapi mereka baru mengakuinya sebagian setelah dicuri oleh peretas.

Tentunya banyak orang yang tertarik dengan hal itu bukan hanya karena sekadar tertarik, tapi juga karena masalah keamanan. Sebenarnya, mungkin tidak hanya Amerika Serikat, bisa jadi negara lain juga ada, hanya saja publik Amerika jauh lebih antusias tentang UFO ! 

Mereka memiliki organisasi khusus untuk menyelidiki hal-hal itu, dan peretas seringkali mengunjungi CIA atau Kementerian Pertahanan Amerika Serikat untuk melihat apakah ada video baru. Jadi dalam beberapa tahun terakhir, karena rencana dekripsi Amerika Serikat, sehingga beberapa dokumen rahasia dari tahun 1960-an dan 1970-an terus dipublikasikan.

Salah satu Informasi publik dari Departemen Pertahanan Amerika Serikat itu menyebutkan bahwa pada tahun 1976, jet tempur F4 pernah menemukan UFO, pesawat tempur F4 ini mendekati benda terbang tak dikenal. Namun begitu mendekati, semua perangkat elektronik di pesawat akan eror, tetapi akan normal kembali setelah menjauh. Dikatakan bahwa UFO itu mungkin memiliki teknologi berupa gangguan elektromagnetik dan sejenisnya. 

Pada tahun 2010 lalu, enam perwira senior militer Amerika Serikat yang kini telah pensiun mengatakan bahwa mereka pernah kontak dengan UFO. Di antara mereka, ada seorang mantan kapten angkatan udara Amerika Serikat bernama Robert Salas. Dia mengatakan bahwa pada 1967 dia sedang bertugas di sebuah pangkalan angkatan udara Amerika Serikat. Saat itu Amerika Serikat adalah seorang komandan peluncuran rudal. 

Robert Salas menceritakan insiden di pangkalan militer Amerika Serikat di Montana pada 1967, dimana rudal nuklir mereka tiba-tiba tidak berfungsi ketika sebuah UFO berbentuk cerutu terlihat melintas di wilayah tersebut.

 Para mantan anggota Angkatan Udara Amerika Serikat yang mengklaim pernah melihat UFO ternyata dipaksa untuk menandatangani sumpah kerahasiaan untuk tidak mengatakan hal apapun terkait apa yang mereka lihat.

Robert  Salas bahkan akhirnya menulis sebuah buku pada tahun 2005, berjudul ‘Faded Giant’, tentang peristiwa UFO di pangkalan militer Montana, Amerika Serikat.

Robert Salas yang mendorong banyak panelis lain untuk akhirnya mau berbicara di depan umum di konferensi ini tentang pengalaman mereka, dengan apa yang mereka katakan adalah tentang makhluk luar angkasa.  

“Peristiwa itu jauh melebihi apa yang kami atau siapa pun tahu,” sebut seorang mantan Komandan militer Uni Soviet pada saat itu.

Adapun mengenai bentuk UFO, yang paling umum adalah berbentuk kupu-kupu, selanjutnya ada yang berbentuk lonceng, mirip dengan UFO kupu-kupu tetapi lebih tinggi. Ada juga UFO berbentuk cerutu, dan bulat. 

Sebenarnya banyak laporan tentang UFO di jajaran militer Amerika Serikat, namun, mereka akan menerima perintah tutup mulut jika melihat UFO atau benda terbang tak dikenal. Selama ini, Amerika Serikat selalu tidak mau mengakui keberadaan UFO, tetapi mengapa sekarang mereka tiba-tiba mengakuinya? Mereka bisa saja mengabaikannya seperti sebelumnya. Tapi kali ini, mereka tidak ragu untuk mengakuinya. 

Dan itu terjadi setelah satu setengah tahun kemudian pemerintah Amerika Serikat secara bertahap menyatakan bahwa UFO itu memang ada. Jika memang UFO itu eksis, apakah bisa secara tidak langsung mengakui juga bahwa alien itu ada? 

Tapi bagaimanapun, Pentagon mengatakan jika  tidak dapat memastikan apakah UFO itu bersahabat, maka pihaknya hanya dapat mendefinisikannya sebagai ancaman.  (Jon/rp)

Sumber : Berbagaisumber

Video Rekomendasi :

Share

Video Popular