Erabaru.net. Seorang pria yang divonis bersalah atas kasus pembunuhan tahun 1998 telah dibebaskan, setelah 15 tahun hidup dalam penjara berkat kesaksian dan bukti baru yang membebaskannya dari kejahatan tersebut.

Joseph Webster diadili atas pembunuhan Leroy Owens pada tahun 2006 ketika juri memutuskan dia bersalah dalam beberapa jam setelah memulai perudingan dan sebagian karena kesaksian saksi mengidentifikasi dia sebagai pembunuhnya.

Joseph, yang kini berusia 41 tahun, dijatuhi hukuman penjara seumur hidup karena kejahatan yang tidak pernah dilakukannya.

Satu dekade setelah hukumannya, unit baru yang dirancang untuk meninjau kasus-kasus yang mungkin berakhir dengan hukuman yang salah menemukan kekurangan dalam persidangan Webster.

Daniel Horwit, pengacara Joseph, melakukan penyelidikannya sendiri dan mengajukan peninjauan dari Davidson County District Attorney’s Conviction Review Unity.

Bukti baru dan kesaksian saksi terungkap dan setelah 4 tahun penyelidikan dilakukan, Kantor kejaksaan mengumumkan bahwa mereka tidak lagi memiliki bukti dalam pemidanaan terhadap Joseph.

Mereka juga merekomendasikan kepada hakim bahwa hukuman Joseph dibatalkan dan tuduhan yang diberikan kepadanya akan dicabut.

Pada 10 November 2020, dia dibebaskan.

Joseph didakwa atas dakwaan pembunuhan saat ditahan karena hukuman yang lebih ringan dan akibatnya dia menghabiskan 2 dekade di penjara.

Dalam wawancara dengan pers, Joseph mengatakan bahwa dia bahagia setelah hukumannya dibatalkan.

Joseph diwawancarai oleh WSMV, afiliasi NBC News, di mana dia berkata: “Bagian yang sulit telah berakhir dan sekarang saya harus menangani bagian ini, dan itu bagian terbaiknya.”

Setelah dibebaskan dari penjara, Joseph langsung pergi ke rumah ibunya untuk menikmati masakan rumahan pertamanya dalam hampir 2 dekade.

Dia makan daging cincang, roti jagung, lobak hijau, dan makaroni dan keju.

Joseph ditangkap oleh pihak berwenang setelah 2 orang mengejar Owens dan memukulnya sampai mati dengan cinderblock.

Para saksi mengidentifikasi 2 pria kulit hitam sebagai penyerang utama.

Joseph dipilih dari daftar foto sebagai salah satu tersangka.

Pembebasan Joseph adalah yang pertama dalam sejarah pengadilan di Nashville.(yn)

Sumber: allindiaroundup

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular