Erabaru.net. Seorang ibu nge-tweet dengan putus asa meminta tolong saat terjebak di lanti 9 apartemennya di Rusia yang terbakar – sebelum ditemukan tewas bersama putrinya yang berusia tujuh tahun.

Natalya Belova, 38 tahun, mengirimkan pesan yang mengatakan ‘kami terbakar, kami sekarat’ setelah gedung apartemennya yang berlantai sembilan di Yekaterinburg, dekat perbatasan Rusia dengan Kazakhstan, terbakar pada Selasa (12/1) dini hari.

Natalya yang terjebak di lantai paling atas, juga berhasil mengirimkan foto wajahnya yang penuh dengan jelaga saat api dan asap mengepul melalui tangga gedung.

Tetapi teriakan minta tolongnya sia-sia karena petugas pemadam kebakaran tidak dapat mencapai apartemennya, sebelum 49 menit kemudian, ketika dia ditemukan tewas bersama putrinya yang berusia 7 tahun.

Tragedi itu dimulai pada hari Selasa sekitar pukul 03.00 ketika sebuah apartemen di lantai dua gedung itu terbakar.

Asap dengan cepat masuk ke dalam gedung melalui jendela dan sistem ventilasi, sebelum api menghalangi tangga utama – menjebak banyak orang di dalamnya.

Natalya mulai nge-tweet tidak lama setelah jam 3 pagi, mengirimkan serangkaian pesan putus asa sebelum terdiam 12 menit kemudian karena gedung itu terbakar seluruhnya.

“Heeeelp,” dalam tweet-nya. “Kami terbakar … kami sekarat.”

Dia menambahkan: “Sebuah flat di lantai bawah terbakar, kami mati lemas.”

“Lantai 9, kita sekarat.”

“Tolong….”

Penduduk setempat menelepon petugas pemadam kebakaran yang muncul di tempat kejadian beberapa saat kemudian, tetapi tidak dapat mencapai lantai atas, sebelum mereka akhirnya bisa mencapainya 49 menit kemudian.

Natalya dan Vera akhirnya dinyatakan meninggal pada pukul 5.05 pagi, dua dari delapan orang tewas dalam kabakaran ini.

Tidak jelas berapa lama setelah dia selesai nge-tweet, Natalya tewas. Penyebab pasti kematiannya juga belum terungkap.

Suami Natalya, Maxim, mengatakan: “Sama sekali tidak ada cara untuk menyelamatkan mereka.” (yn)

Sumber: dailymail

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular