Erabaru.net. Para arkeolog telah menemukan lebih dari 50 peti mati kayu dan mumi yang berusia lebih dari 3.000 tahun di sebuah kuil kuno dekat Kairo, Mesir.

Harta karun baru ditemukan di kompleks pemakaman Saqqara, selatan Kairo, yang merupakan bagian dari nekropolis di ibu kota kuno Mesir, Memphis.

Dengan kerja sama antara Kementerian Purbakala dan Pusat Zahi Hawass di Bibliotheca Alexandrina, para arkeolog menemukan 22 lobang pemakaman berisi 54 peti mati yang berasal dari Kerajaan Baru, yang memerintah Mesir antara sekitar 1570 SM dan 1069 SM.

(Foto: Zahi Hawass / Facebook)

Banyak peti mati yang menampilkan dekorasi Dewa yang disembah pada saat itu, dengan penemuan ini menandai pertama kalinya peti mati yang berasal dari 3.000 tahun yang lalu ditemukan di wilayah Saqqara.

Penemuan tersebut telah membantu para arkeolog menentukan bahwa area Saqqara digunakan untuk penguburan selama Kerajaan Baru serta Periode Akhir.

Zahi Hawass, mantan Menteri Negara Urusan Kepurbakalaan Mesir, mengungkapkan para ahli juga menemukan papirus sepanjang empat meter yang memuat teks Kitab Orang Mati; kumpulan mantra yang ditujukan untuk mengarahkan orang mati melalui dunia bawah tanah Mesir kuno.

Lobang pemakaman yang terletak di kedalaman sekitar 12 meter ini juga berisi permainan kuno yang salah satunya mirip catur modern, serta patung Anubis dan topeng penguburan kayu.

(Foto: Zahi Hawass / Facebook)

Saat mendiskusikan penemuan tersebut, Hawass mengatakan bahwa penemuan tersebut akan ‘menulis ulang sejarah Saqqara dan Kerajaan Baru’.

Saat para arkeolog melakukan pekerjaan di dekat Piramida Teti, mereka juga menemukan kuil Ratu Neit, istri Raja Teti, yang merupakan raja pertama dari Dinasti Keenam yang memerintah Mesir dari tahun 2323 SM hingga 2150 SM.

Sebuah pernyataan yang dirilis di Facebook-nya menjelaskan:

“Penemuan ini akan menulis ulang sejarah wilayah ini, terutama pada masa Dinasti ke-18 dan ke-19 Kerajaan Baru, di mana Raja Teti disembah, dan warganya dimakamkan di sekitar piramidnya.

“Misi tersebut memastikan bahwa pintu masuk ke wilayah Saqqara di Kerajaan Baru melalui daerah ini.

“Misi menemukan kuil penguburan Ratu [Neit], istri Raja Teti, yang sebagian sudah ditemukan pada tahun-tahun sebelumnya.”

(Foto: Zahi Hawass / Facebook)

Terlampir di kuil Ratu Neit adalah tiga gudang dari batu bata lumpur, yang diduga menyimpan perbekalan, persembahan, dan peralatan kuil untuk makam ratu.

Hawass menggambarkan penemuan itu sebagai penemuan arkeologi terpenting tahun ini, menegaskan kembali Saqqara sebagai tujuan wisata dan budaya yang penting.

Penggalian di situs tersebut masih berlangsung, dengan Hawass mengatakan kepada wartawan bahwa 70% dari area baru tersebut masih harus dieksplorasi.(yn)

Sumber: Unilad

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular