NTDTV.com

Salah satu dari keluarga terkaya di dunia, keluarga Rothschild, mengumumkan pada tanggal 15 Januari 2021 bahwa pimpinan perusahaan induk Edmond de Rothschild, Benjamin de Rothschild meninggal dunia karena penyakit jantung di rumahnya di Swiss pada usia 57 tahun.

Keluarga Rothschild, yang dimulai di Jerman pada abad ke-19, hampir menguasai seluruh sistem keuangan Eropa, dan bisnis perbankannya meluas ke London, Paris, Frankfurt, Wina, dan Napoli.

Benjamin de Rothschild adalah generasi ketujuh dari keluarga kaya itu. Menurut Forbes, kekayaan bersihnya mencapai US $ 1,5 miliar. Pihak keluarga mengumumkan, Benjamin meninggal dunia pada usia 57 tahun akibat serangan jantung di rumah keluarga di Pregny, Swiss pada sore hari tanggal 15 Januari 2021. 

Ada desas-desus bahwa keluarga kaya itu juga merupakan pengendali deep state.

Ekonom umum Wu Jialong mengatakan : “Kekuatan finansial besar ini membeli politisi dari berbagai negara, tidak hanya Amerika Serikat. Negara-negara Eropa juga sama. Setelah membeli, Anda akan memberikan bukti untuk mengendalikan Anda. Kemudian hari-hari akan menumpuk. Presiden datang dan pergi, dan partai politik bergiliran berkuasa, tetapi kekuatan di belakangnya tidak akan hilang. ”

Rothschild Group, yang dikenal sebagai Rothschild Group di daratan Tiongkok, berkantor di Hong Kong, Beijing dan Shanghai. Selain merger dan akuisisi skala besar yang melibatkan Tiongkok, Rothschild Group juga berinvestasi di perkeretaapian di Tiongkok dan India.

Ekonom Umum Wu Jialong menuturkan, “Rothschild dianggap sangat penting dalam sejarah. Ini adalah kekuatan di balik layar yang mempengaruhi urusan internasional, politik dan militer. Jadi, deep state yang kita bicarakan sekarang sebenarnya di belakangnya adalah keluarga Rothschild.”

Bank sentral dan Federal Reserve Bank Amerika Serikat juga berada di belakang keluarga Rothschild.  (hui)

 

Share

Video Popular