Chen Ting

Juru bicara Dewan Keamanan Nasional Presiden AS Biden mengatakan pada Rabu 20 Januari 202,1 bahwa rezim Komunis Tiongkok memberikan sanksi kepada pejabat mantan pemerintahan Trump tindakan itu sebagai “tidak produktif dan sinis” atau unproductive and cynical. Jubir itu mendesak kedua pihak partai di AS untuk mengutuk tindakan tersebut.

Melansir dari  Reuters, ketika Biden dilantik sebagai presiden AS pada hari Rabu 20 Januari 2021, Komunis Tiongkok mengumumkan sanksi terhadap Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo dan 27 pejabat senior lainnya dalam pemerintahan Trump.

Kementerian Luar Negeri Komunis Tiongkok menyatakan bahwa Pompeo dan lainnya “merencanakan, mempromosikan dan melaksanakan” tindakan untuk mencampuri urusan dalam negeri Tiongkok. Mantan pejabat ini dan anggota keluarga dekat mereka akan dilarang memasuki Tiongkok, dan perusahaan yang terkait dengan mereka akan dilarang berbisnis di Tiongkok.

Juru bicara Dewan Keamanan Nasional Biden, Emily Horne mengatakan dalam sebuah pernyataan kepada Reuters: “(Komunis Tiongkok) memberlakukan sanksi ini pada upacara pelantikan, yang tampaknya menyebabkan partai di Amerika Serikat terbelah. “

“Warga Amerika dari kedua belah partai harus mengkritik langkah yang sia-sia dan konyol ini. Presiden Biden berharap dapat bekerja sama dengan para pemimpin kedua pihak agar memungkinkan Amerika Serikat untuk melampaui Tiongkok dalam persaingan,” kata Horn.

Pompeo selalu menjadi salah satu pejabat tinggi dalam pemerintahan Trump yang berani mengkritik Komunis Tiongkok. Sebelum meninggalkan kantor, dia memposting lusinan cuitan di Twitter, sekali lagi merangkum pencapaian diplomatik pemerintahan Trump terhadap Komunis Tiongkok.

Dia menyatakan bahwa pemerintahan Trump mengakhiri beberapa dekade peredaan dan kebijakan partisipasi yang menyesatkan dari Komunis Tiongkok di pemerintahan sebelumnya. Dia berkata: “Kami tidak bisa lagi mengabaikan perbedaan politik dan ideologis antara AS dan Republik Rakyat Tiongkok (mengacu pada pemerintah Komunis Tiongkok), antara kebebasan dan tirani.”

Ia mengatakan : “Komunis Tiongkok berbeda dengan rakyat Tiongkok. Kami mendukung keinginan rakyat Tiongkok untuk menyingkirkan kekuasaan otokratis Komunis Tiongkok.”

Pompeo mengatakan pada hari Selasa bahwa pemerintahan Trump, setelah berkonsultasi dengan “dokumen rinci tentang kebijakan (Komunis Tiongkok) sendiri, praktik, dan kekejaman di Xinjiang,” memutuskan bahwa tindakan Komunis Tiongkok untuk menekan Muslim Uighur di Xinjiang telah melakukan “genosida ” dan kejahatan terhadap kemanusiaan “.

Biden menominasikan kandidat  Antony Blinken sebagai Menlu AS. Dia mengatakan pada hari Selasa, bahwa dirinya setuju dengan penilaian Pompeo.

Brinken mengatakan pada sidang penunjukan Senat bahwa Trump benar untuk mengambil sikap keras dengan Tiongkok (Komunis Tiongkok), dan bahwa “tidak ada keraguan” bahwa Tiongkok merupakan tantangan paling signifikan bagi AS di negara mana pun. Meskipun dia tidak setuju dengan semua tindakan Trump,  tapi dirinya percaya kedua pihak memiliki dasar yang sangat kuat untuk membangun kebijakan lintas partai melawan Tiongkok (Komunis Tiongkok).

Blinken berjanji dalam pidatonya sebelum pelantikan Biden bahwa dia akan bertindak dengan kerendahan hati dengan sekutu. Dia menyatakan bahwa AS akan “mengalahkan” kebangkitan Tiongkok (Komunis Tiongkok) dan pada saat yang sama menghidupkan kembali sekutunya. (hui)

Video Rekomendasi :

Share

Video Popular