Xu Jian 

Perlakuan brutal terhadap pasukan Garda Nasional yang ditempatkan di Washington DC untuk melindungi pelantikan Presiden AS yang baru, Joe Biden telah menyebabkan diskusi panas. Beberapa pasukan menyebut diri mereka menderita ” pengkhianatan yang luar biasa. ” Saat ini, gubernur Texas dan Florida telah memerintahkan menarik para penjaga untuk kembali ke daerah mereka masing-masing.

“Kami merasakan pengkhianatan yang luar biasa”

Kabar ini pertama kali diberitakan oleh Politico pada Kamis 21 Januari 2021. Para pasukan yang menjaga pengangkatan Biden di Washington DC, tiba-tiba diberitahu untuk tidak tinggal di Capitol selama istirahat, tetapi beristirahat di tempat parkir terdekat.

Foto-foto yang dikirim oleh Politico menunjukkan para penjaga pada shift 12 jam berjejalan di lantai garasi, dan beberapa orang menyandarkan kepala mereka di atas pilar beton. Seorang penjaga mengatakan bahwa tidak ada sinyal internet di tempat parkir. Sebanyak 5.000 tentara itu hanya memiliki satu soket listrik dan satu kamar mandi. Pada malam hari, suhu di Washington DC mencapai 4 derajat Celcius.

Seorang penjaga memberitahukan keapda Politico bahwa pada hari pelantikan Biden, puluhan anggota parlemen berfoto bersama mereka, berjabat tangan, dan berterima kasih atas jasa mereka. “Dalam waktu kurang dari 24 jam, kami tidak lagi berguna, (mereka) mengantar kami ke tempat parkir. Pojok. Kami merasakan pengkhianatan yang luar biasa. “

Texas, Florida dan New Hampshire menarik pulang Garda Nasional mereka

Gubernur Texas Greg Abbott dalam cuitannya bahwa dia telah menginstruksikan komandan Pengawal Nasional Texas, Tracy Norris, untuk membawa penjaga Texas di DC kembali ke Texas.

Pada hari Senin Abbott juga mengkritik bahwa selama pelantikan Biden, Departemen Pertahanan AS, Biro Investigasi Federal (FBI) dan Dinas Rahasia (USSS) meninjau latar belakang anggota Garda Nasional yang ditempatkan di Washington DC. Abbott mengatakan ini menyinggung dan penyerangan.

Gubernur Florida Ron DeSantis juga telah memerintahkan kembalinya tentara Pengawal Nasional Florida yang ditempatkan di Capitol AS.

DeSantis mengutuk perlakuan tidak adil terhadap para penjaga di Fox News pada hari Juma 22 Januari, “Orang-orang ini adalah tentara, bukan pelayan Nancy Pelosi. ni adalah misi setengah matang(half-cooke). Sekarang cara yang paling tepat adalah membawa mereka pulang.”

Gubernur New Hampshire juga menarik Pengawal Nasional negara bagian itu.

Pejabat kedua partai marah, penjaga kembali ke Kongres untuk beristirahat

Perlakuan brutal Pengawal Nasional juga menimbulkan kemarahan para pejabat dari kedua belah pihak.

Pemimpin Mayoritas Senat Negara Bagian New York Chuck Schumer men-tweet tentang laporan garasi parkir, “Jika ini benar, itu sangat keterlaluan. Saya akan menyelidiki masalah ini secara menyeluruh.”

Anggota Parlemen Elise Stefanik dalam cuitannya: “Untuk Pengawal Nasional kami yang berani dan berdedikasi, ini benar-benar perlakuan yang tidak dapat diterima dan memalukan.”

Senator Negara Bagian Arizona Kyrsten Sinema mengatakan bahwa perlakuan terhadap anggota Garda itu “membuat orang marah, memalukan, dan sangat tidak sopan.” Sinema adalah salah satu dari beberapa anggota parlemen yang membiarkan penjaga menggunakan kantornya.

Senator Illinois Tammy Duckworth mengatakan dia telah melakukan beberapa panggilan telepon dan diberitahu: “Polisi Kongres telah meminta maaf kepada para penjaga dan mereka akan diizinkan kembali ke Kongres malam ini.” 

Media CBS Jumat mengkonfirmasi bahwa Garda Nasional telah menarik diri dari garasi dan akan bisa beristirahat di lobi di dalam Capitol mulai sekarang.

Polisi Capitol AS mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa mereka sangat berterima kasih atas dukungan penuh dari Garda Nasional.

Setelah serangan kongres pada 6 Januari, banyak negara bagian mengerahkan Garda Nasional ke Capitol AS untuk melindungi pelantikan Presiden Biden dari “ancaman kekerasan”. Tapi kemudian ada skandal. Foto para penjaga yang tidur di lantai marmer Capitol menjadi viral di Internet. Setelah itu, Kongres mengatur tempat tidur untuk mereka. (hui)

Editor yang bertanggung jawab: Lin Yan #

Share

Video Popular