NTD

Presiden Meksiko, Andres Manuel Lopez Obrador pada tanggal 24 Januari 2021 mengumumkan  bahwa ia telah terinfeksi virus Komunis Tiongkok atau COVID-19 dan memiliki gejala ringan. Saat ini Lopez  Obrador sedang menerima perawatan.

Andres Manuel Lopez Obrador yang berusia 67 tahun mengunggah tweet yang mengatakan, “Saya menyesal memberitahu Anda bahwa saya terinfeksi COVID-19. Gejalanya ringan, tetapi saya telah menerima perawatan.”

Lopez Obrador  juga mengatakan di tweet, “Seperti biasa, saya optimis. Kami akan terus bergerak maju.” 

Ke depan, Lopez  Obrador akan terus bekerja di Istana Nasional, termasuk berbicara dengan Presiden Rusia Putin, dan berusaha untuk mendapatkan “Satelit” buatan Rusia. -V “Sputnik V” dan kemungkinan vaksin.

The Associated Press melaporkan bahwa tidak lama sebelum Lopez  Obrador mengabarkan dirinya menderita virus Komunis Tiongkok, dilaporkan bahwa ia akan berbicara dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin pada tanggal 25 Januari soal mendapatkan vaksin.

Menteri Luar Negeri Meksiko, Marcelo Ebrard mengatakan di Twitter bahwa para pemimpin Meksiko dan Rusia akan membahas perkembangan hubungan bilateral di masa depan dan pasokan vaksin Rusia ke Meksiko.

Pemerintah Meksiko sebelumnya  berencana untuk mendapatkan 12 juta dosis vaksin buatan Rusia. Diharapkan gelombang pertama vaksin akan tiba di Meksiko dalam beberapa minggu ke depan. Juga direncanakan 7,4 juta orang menyelesaikan vaksinasi “Satellite-V” sebelum akhir Maret 2021 mendatang. 

Untuk diketahui di Meksiko, hampir 150.000 orang meninggal karena epidemi, dan lebih dari 1,7 juta orang didiagnosis terinfeksi virus Komunis Tiongkok.  (hui)

Video Rekomendasi :

Share

Video Popular