Qiao – NTD 

Jumlah orang yang terinfeksi virus Komunis Tiongkok di dunia di luar daratan Tiongkok pada (16/2), telah mendekati 110 juta. Lebih dari 2,41 juta telah meninggal. Meskipun situasi epidemi di berbagai negara melambat secara bersamaan, kemunculan lebih banyak varian virus baru telah meningkatkan kekhawatiran tersembunyi akan peningkatan epidemi.

Di Amerika Serikat, jumlah infeksi dan kematian akibat virus Komunis Tiongkok atau covid 19  terus menurun dalam satu hari. Kasus baru, turun menjadi 52.685 pada  Senin (15/2), dan jumlah kematian turun di bawah 1.000. 

Tingkat infeksi di California dan tingkat rawat inap telah turun secara signifikan, tetapi masih menempati urutan pertama di Amerika Serikat dengan lebih dari 46.800 kematian.

Menurut pihak Gedung Putih pada Selasa (16/2), akan meningkatkan jumlah vaksin virus Komunis Tiongkok yang didistribusikan ke negara bagian setiap minggu menjadi 13,5 juta dosis. Jumlah vaksin yang didistribusikan ke toko obat minggu ini juga akan berlipat ganda menjadi 2 juta dosis.

Namun, sebuah laporan dari University of California menunjukkan bahwa saat ini terdapat tujuh varian virus Komunis Tiongkok di berbagai bagian Amerika Serikat, dan semuanya membawa mutasi yang sama dan lebih menular.

Di Inggris ada 10.625 kasus yang dikonfirmasi dan 799 kematian pada Selasa (15/2). Jumlah itu sedikit meningkat dari Senin 15 Februari, dan jumlah kumulatif kematian secara nasional meningkat menjadi 118.000. 

Di Skotlandia  akan melaksanakan rencana pembukaan blokir secara bertahap mulai Senin (22/2). Para siswa dapat kembali ke sekolah.

Namun, tim peneliti di University of Edinburgh menemukan varian baru virus Komunis Tiongkok, telah terjadi 32 kasus di Inggris dan di 10 negara lain termasuk Denmark dan Amerika Serikat. 

Varian virus ini memiliki mutasi yang mirip dengan yang ada di Afrika Selatan dan Brasil, yang memengaruhi efektivitas vaksin. 

Pejabat kesehatan India mengkonfirmasi pada Selasa (16/2) bahwa negara tersebut secara berturut-turut telah menemukan virus varian yang berasal dari Afrika Selatan dan Brasil.

Oleh karena itu akan melakukan tes yang lebih wajib pada penumpang yang datang dari kedua negara tersebut. Dalam 24 jam terakhir, ada 9.121 kasus yang dikonfirmasi dan 81 kasus kematian secara nasional, sehingga jumlah kematian kumulatif menjadi 155.813 kasus.

Pada Selasa (16/2), rumah sakit di Jepang menerima vaksin gelombang pertama, dan program vaksinasi nasional akan diluncurkan pada Rabu (17/2).Vaksinasi pertama akan dilakukan pada lebih dari 40.000 petugas kesehatan di seluruh negeri. Jepang telah menandatangani kontrak dengan Pfizer, AstraZeneca dan Modena untuk pembelian total 314 juta dosis vaksin. Jumlah itu cukup untuk seluruh populasi.

Dengan penurunan kasus infeksi yang signifikan, Hong Kong akan melonggarkan pembatasan pencegahan epidemi mulai Kamis (18/2) dan memperpanjang jam kerja industri katering. 

Salon kecantikan, taman hiburan, bioskop, dan fasilitas olahraga dapat dibuka kembali dalam kondisi tertentu. Saat ini, jumlah kasus baru harian di Hong Kong telah turun dari lebih dari 80 kasus pada akhir Januari menjadi satu orang.  (hui)

Video Rekomendasi :

Share

Video Popular