Xia Yu

Kecelakaan maut terjadi antara SUV yang membawa puluhan orang dengan truk trailer pengangkut krikil di Imperial County, California, Amerika Serikat, Selasa (2/3/2021). Menurut laporan Fox 11 Los Angeles, kecelakaan mobil itu terjadi di Holtville, sebuah kota sekitar 125 mil di luar San Diego, dekat perbatasan Amerika Serikat-Meksiko.

Polisi menemukan 12 orang tewas di TKP.  Setidaknya satu orang lagi meninggal dunia di rumah sakit setempat. Pada saat yang sama, delapan korban lainnya dipindahkan ke rumah sakit setempat yang berbeda untuk dirawat. Kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan itu adalah SUV dengan karakter Fortune.

Kronologi kejadian truk semi-trailer itu melaju ke utara di Interstate 115, sementara SUV Fortune Service melaju ke barat di Norrish Road dekat Interstate 115.

Omar Watson, kepala Departemen Patroli Jalan Raya California kepada wartawan mengatakan bahwa, pihak berwenang belum mengetahui apakah pengemudi SUV Fortune Service berada di tanda berhenti sebelum memasuki jalur saat Truk Trailer itu lewat. Tapi SUV itu menerobos persimpangan di depan truk hingga menyebabkan tabrakan.

SUV Fortune Service biasanya  mampu menampung 8 orang penumpang.

Watson mengatakan, mobil ini tidak cocok untuk membawa begitu banyak penumpang. Dia menambahkan, banyak orang yang mengendarai mobil itu tanpa langkah-langkah keamanan yang memadai.

Watson menggambarkan adegan menyeramkan di mana beberapa penumpang tewas setelah terlempar keluar dari kendaraan, sementara yang lainnya meninggal dunia di dalam SUV.

Pejabat dari Departemen Patroli Jalan Raya California mengatakan, mereka bekerja dengan konsulat Meksiko untuk mengidentifikasi para korban dan memberi tahu kepada keluarga mereka. Usia korban berkisar antara 20 hingga 55 tahun. Yang termuda di antara yang terluka berusia 16 tahun.

Sumber dari Badan Perlindungan Bea dan Perbatasan  kepada Fox News mengatakan bahwa, orang-orang di dalam SUV tersebut adalah imigran ilegal yang diangkut oleh perdagangan manusia.

Sebuah lubang dibuka di pagar perbatasan dekat Calexico, California. Sumber tersebut mengatakan kepada Fox News bahwa, pada tengah malam waktu setempat pada hari Senin, dua kendaraan yang membawa imigran ilegal masuk ke dalam gua dan entah bagaimana menghindari sistem kamera seluler yang dipasang di dekatnya. 

Sumber itu menambahkan bahwa Patroli Perbatasan tidak mengetahui tentang penumpang gelap itu, sampai Kantor Sheriff Wilayah setempat memberitahu mereka tentang kecelakaan itu. Kecelakaan itu terjadi sekitar 8 mil di utara tempat pagar diterobos.

Pagar tersebut mungkin telah dibangun antara tahun 2007 dan tahun 2009. Pagar tersebut bukanlah tembok perbatasan yang dibangun selama pemerintahan Trump.

Pusat Medis Regional El Centro mengatakan pada konferensi pers pada Selasa 2 Maret, bahwa sebuah SUV menabrak truk semi-trailer yang penuh dengan kerikil.

Pejabat Pusat Medis Daerah El Centro, Adolphe Edward kepada wartawan mengatakan,  “Tentu saja Anda dapat membayangkan bahwa pasien sedang melalui masa yang sulit. Ini adalah kecelakaan besar dan kami akan memberi mereka layanan medis di ruang gawat darurat.”

Judy Cruz, direktur departemen darurat di El Centro Regional Medical Center, mengatakan pada konferensi pers bahwa, kedua korban dibawa ke Rumah Sakit Pioneers Memorial di Brawley, California.

Juru bicara Patroli Jalan Raya California Jake Sanchez  mengatakan, pengemudi truk itu terluka ringan dalam kecelakaan itu.

The New York Times melaporkan bahwa Dr. Edward menyebutkan dalam sebuah wawancara bahwa dia yakin korbannya adalah seorang imigran tidak berdokumen. Disebutkan, insiden itu adalah kecelakaan traumatis yang serius.” (hui)

Video Rekomendasi :

Share

Video Popular