Erabaru.net. Hari ini saya akan menceritakan cerita singkat yang saya alami sekitar 4 tahun lalu. Saya berasal dari Pontianak, Kalimantan Barat dan saya melakukan perjalanan menuju Ketapang dengan om saya.

Saya bersama om saya melakukan perjalanan pada jam 3 subuh dengan sepeda motor. Kondisi jalanan cukup bagus, karena jalan sudah diaspal, hanya saja kondisi jalan yang naik turun.

Sepanjang perjalanan kami melewati hutan dan beberapa desa kecil. Di sepanjang perjalanan kami mencium bau kemenyan dan dupa. Setelah beberapa lama perjalanan, kami memutuskan untuk mencari warung kecil untuk beristirahat.

Di warung kecil kami mendapatkan banyak gangguan dan,tidak lama kemudian kami diusir oleh pemilik warung, pemilik berkata bahwa kami diikuti sesuatu, namun bagi orang di sana hal tersebut sudah biasa.

Di siang hari itu kami berjalan dengan santai karena tidak terburu-buru. Karena terlalu santai kami melakukan perjalanan sampai jam 10 malam.

Saat itu kami juga tersesat karena sudah lama om tidak melewati jalan menuju Ketapang. Saat itu kami tersesat di sebuah padang luas. Kami tersesat seperti berputar di tempat yang sama.

Tidak berapa lama kemudian, kami pun menemukan sebuah rumah kecil dan memutuskan untuk singgah. Di rumah kecil ini kami disambut dengan baik oleh pemilik rumah.

Kami disajikan mie instan dan om saya memakannya dengan sangat lahap, namun karena saya tidak enak badan, saya menolak untuk makan. Mereka juga menawarkan kami untuk menginap dan melanjutkan perjalanan besok pagi. Kami pun menyetujuinya.

Beberapa lama kemudian, saya memutuskan untuk keluar rumah mencari angin segar. Saat itu saya mendengar banyak kebisingan. Ternyata ada pasar malam di dekatnya, di situ saya berkeliling dan membeli sebuah jaket bermerek “X”.

Keesokan harinya saat kami bangun, kami pun terkejut ternyata rumah yang kami singgahi berubah menjadi gubuk yang lusuh dan mangkuk bekas mie instan kemarin berisi bangkai dan cacing. Om saya langsung demam dan muntah-muntah dan saya pun berkeringat dingin.

Ketika saya keluar dari gubuk, kami berada di padang yang luas yang ternyata adalah padang 12 yang luar biasa angker. dan anehnya, jaket tersebut masih ada.(lidya/yn)

sumber:podcastmalamkliwon

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular