Erabaru.net. Hujan deras di Henan, mempengaruhi 1,4 miliar orang di Tiongkok, namun mereka tetap tidak menyerah, tidak pesimis, bersikeras bekerja keras, dan percaya bahwa masa depan akan lebih baik.

Ada yang hanyut terbawa air, rumahnya terendam air, dan kerugian harta bendanya cukup parah, namun meski begitu, mereka tetap optimis dan berharap ke depan.

Tetapi bagi sebagian kecil orang, hidup menjadi sangat sulit, ketidakberdayaan dan kesedihan di hati mereka tidak memiliki tempat untuk melampiaskan, mereka hanya bisa berlutut di tanah dan menangis untuk melampiaskan emosinya.

Baru-baru ini, di Henan, seorang pria paruh baya berlutut di tanah dan menangis, meminta kepada Tuhan agar hujan cepat berhenti. Dia terlihat sangat sedih dan tidak berdaya.

Pria ini tampak sedih, dan kemudian berlari ke tengah hujan, tiba-tiba dia berlutut di tanah dan terlihat seperti sedang berdoa. Bagaimanapun juga, takdir tidak akan berubah.

Pria itu berlutut di tanah dan memukul kepalanya, seolah-olah dia sangat dirugikan dan tidak ada yang membantunya.

Beberapa orang mengatakan bahwa, mungkin bisnis orang tersebut telah hancur dari dampak banjir, sehingga mereka tidak mampu menanggung kerugian dan hidupnya terbebani.

Mereka adalah tulang punggung keluarga, Hanya dengan bekerja keras untuk mendapatkan uang mereka dapat memiliki kehidupan terbaik.

Saya berharap pria ini akan menghapus air matanya, menjaga sikap yang baik, dan secara aktif menghadapi kesulitan, selama dia bekerja keras, dia akan memiliki kehidupan yang lebih baik. (lidya/yn)

Sumber: sohu.com

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular